default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Tak Tergilas Zaman, Serabi Bondowoso Masih Banyak Diminati

Tak Tergilas Zaman, Serabi Bondowoso Masih Banyak Diminati
Kuliner
Serabi asli Bondowoso
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

BONDOWOSO, (suaraindonesia.co.id) - Semakin majunya zaman, sekarang banyak kuliner - kuliner baru dengan rasa yang beranekaragam dengan sajian instan.

Namun  Ambariya Tidduha, warga Traktakan Kecamatan Wonosari Bondowoso memilih tetap menjual jajanan tradisional.

Selain lopes, ia juga mejual serabi kuah yang dia pasarkan di daerah Bondowoso dan Sitobondo setiap harinya. Tidak tanggung, dia mengaku bisa menghabiskan 5 kilogram setiap harinya.

Serabi yang diproduksi, bisa dipastikan habis terjual  sampai Jam 12.00 WIB, kebanyakan melalui pesanan media sosial jajanan ini dipasarkan.

"Selain mejual lopes, saya menjual serabi ini karena saat ini sudah jarang orang yang mempertahankan jajanan dari nenek moyang kita,” katanya, Sabtu (11/08/2018).

Meskipun sudah banyak anekaragam jajanan baru, kata dia, masyarakat masih banyak yang suka dengan jajanan kuno ini. “Buktinya, setiap hari jualan saya laris pembeli," imbuhnya.

Seorang ibu rumah tangga kelurahan Blindungan Bondowoso bernama Sisil, dirinya merasa puas dengan jajanan yang dibuat oleh Ambariya.

Ia mengaku sering tidak kebagian serabi karena banyak orang yang membeli karena rasanya gurih dan nikmat. “Buat pengganjal perut sebelum aktivitas,sebagai pengganti nasi, " ungkapnya.

Harga yang sangat murah, hanya Rp 1000 rupiah saja. Dijamin, citarasa yang tetap terjaga dan dijamin ketagihan.


 


Reporter : Asikin
Editor : Imam Hairon
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar