default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Begini Pesan Bupati Bondowoso saat Memberikan Sambutan di Acara Harlah IKSASS

Begini Pesan Bupati Bondowoso saat Memberikan Sambutan di Acara Harlah IKSASS
Religi
Captision: Bupati Bondowoso ditemani Sekda saat menerima potongan nasi tumpeng saat Harlah ke 31 IKSASS.(foto: Bahrullah/Suaraindonesia.co.id)
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

BONDOWOSO- KH Salwa Arifin, Bupati Bondowoso menyampaikan, santri merupakan insan yang selalu menjaga adab, lisanya dan tidakanya. Santri juga merupakan insan yang selalu hormat pada guru dan orang tuanya.

Hal itu sebagai mana diutarakan oleh Bupati Bondowoso saat hadir dan memberikan sambutan di acara Harlah ke 31 Ikatan Santri dan Alumni Salafiyah Syafi'iyah (IKSASS) Sukorejo Situbondo di kantor sekertariat IKSASS Desa Traktakan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, Rabu (23/10/2019) Malam.

KH Salwa mengatakan, ikatan alumni santri sangat dibutuhkan sebagai wadah untuk penyambungkan silaturahmi agar bisa selalu bertemu dalam suatu forum kegiatan dan pengajian. Namun yang tidak kalah pentingnya santri harus selalu menjaga akhlaknya sebagai buah dari kesadaran diri seorang santri, sebab Rasulullah SAW, merupakan rasul yang selalu memberikan teladan yang baik dengan akhlaknya.

"Mengejar ilmu itu bukan hanya untuk eksistensi diri, menghafal Al-qur'an juga bukan sekedar penghormatan. Yang tak kalah pentingnya harus menjaga diri dari sesuatu perbuatan yang diharamkan, maka ikatan santri harus mampu menjadi teladan, itu lah santri yang hakiki yang selalu menjauhi pada hal-hal yang batil di dunia dan selalu mempersiapkan diri untuk pulang ke akhirat," terangnya.

Lebih lanjut, KH Salwa menerangkan, santri merupakan sebuah sosok yang selalu menjaga kejernihan pikiranya. Mereka tidak mudah melakukan tindakan, sebelum memastikan hukum syareatnya.

Katanya, santri selalu mendekatkan diri kepada Allah Swt, agar tidak selalu salah mengambil tindakan. Bukan lah santri yang hakiki jika gegabah mengambil sebuah tindakan, karena mudarat dan keharaman itu bertebaran.

"Dengan kuatnya IKSAS kita bisa memperoleh keimanan dan tidak menabrak rambu-rambu syareat yang sudah ditentukan oleh Allah dan tidak menyesatkan khalayak ramai," pungkasnya.

Sekedar untuk diketahui, Harlah IKSASS ke 31 itu dihadiri oleh ratusan alumni santri Sokorejo Situbondo, Sekda Bondowoso, Anggota DPRD Bondowoso, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat dan majelis tanfizdiah IKSASS, mantan ketua IKSASS antar pereode.


Kontributor : Bahrullah
Editor : Imam Hairon
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar