default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Si Jago Merah Mengamuk di Riau, Warung dan Rumah Warga Inhu Ludes dan Menyisakan Kain di Badan

Si Jago Merah Mengamuk di Riau, Warung dan Rumah Warga Inhu Ludes dan Menyisakan Kain di Badan
Peristiwa Daerah
Terlihat kobaran api saat menghanguskan warung dan rumah milik korban.
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

RIAU - Eka Winarti (37), warga Desa Sungai Beringin, Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu Riau, harus ikhlas menerima kenyataan pahit yang menimpa dirinya.

Warung yang merupakan sumber penghasilan keluarga dan rumah tempat tinggalnya, ludes dilahap si jago merah. Insiden itu terjadi pada, Selasa (26/11/2019) sore sekira pukul 17.30 WIB.

Berdasarkan informasi yang diterima SuaraIndonesia.co.id, kebakaran tersebut diduga akibat konsleting arus pendek listrik.

Tidak ada Korban dalam insiden itu, namun kerugian ditaksir mencapai Rp50 juta rupiah.

"Insiden kebakaran tersebut berlokasi di Jalan Lintas Rengat-Tembilahan, Desa Sungai Beringin. Karena konstruksi bangunan sebahagian besar terbuat dari kayu, sehingga api dengan cepat menghanguskan seluruh sisi bangunan."

Demikian diungkapkan Kapolres Inhu, AKBP Efrizal melalui PS Paur Humas Aipda Misran, menjawab wartawan via pesan elektroniknya, Selasa (26/11/2019) malam.

Dikatakan Misran, kejadian itu pertama kali diketahui oleh seorang warga yang melintas di depan warung milik korban. Melihat ada api, warga tersebut membunyikan klakson sepeda motor miliknya dengan tujuan untuk memberitahu kepada korban.

Namun, Eka yang saat itu tengah beristirahat di kamar rumahnya yang berada teoat di belakang warung tersebut, tidak menaruh curiga dan menyangka klakson sepeda motor itu berasal dari kendaraan yang kecelakaan.

Karena klakson itu terus berbunyi, Eka yang kecapean sepulang menjemput anaknya sekolah, melihat kearah sumber klakson tersebut. Saat itu pula, korban melihat bahwa warungnya sudah dilahap api.

"Eka yang panik lansung memberi tahu suaminya yang saat itu tengah memasak di dapur, sambil berteriak minta tolong," tutur Misran.

Teriakan korban itu juga sontak membuat warga sekitar berhamburan keluar rumah, dan berusaha memberikan pertolongan dengan alat seadanya.

Bersamaan dengan itu, personil Polres Inhu yang melintas saat melakukan patroli, lansung mengambil sikap menghubungi pihak pemadam kebakaran Inhu.

"Tiga unit dakar diturunkan ke lokasi. Dan api baru bisa dikuasai dan dipadamkan setelah jam kemudian. Karena bagunan itu terbuat dari kayu, api sulit untuk dipadamkan, dan harta benda milik korban yang tersisa hanya kain di badan," tutup Misran menuturkan. (*)


Kontributor : Jefri Hadi
Editor :
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar