default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Laode M Syarif Sebut Banyak Rekomendasi KPK yang Tidak Dijalankan DPR

Laode M Syarif Sebut Banyak Rekomendasi KPK yang Tidak Dijalankan DPR
Peristiwa Nasional
Laode M Syarif saat ditemui wartawan di gedung DPR-MPR RI Jakarta, Rabu (27/11/2019).
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode M Syarif menyebut bahwa banyak rekomendasi KPK yang tidak dijalankan alias diabaikan begitu saja oleh DPR, sehingga lembaganya merasa tidak dihargai oleh Parlemen.

Hal tersebut dikatakannya usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi Pemberantasan Korupsi dengan komisi III DPR RI.

"Saya terus terang, kadang merasa tidak dihargai oleh bapak-bapak. Dibilang KPK tidak pernah melakukan langkah pencegahan apa-apa. We do a lot. Nanti kami serahkan dokumennya," ujar Syarif saat rapat kerja bersama Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan , Rabu (27/11/2019).

Syarif mengatakan KPK terus-menerus dianggap tidak melakukan upaya pencegahan, melainkan hanya melakukan operasi tangkap tangan (OTT) untuk menindak kasus korupsi.

Dia mengatakan sejumlah upaya telah dilakukan dalam pencegahan korupsi, termasuk di kementerian dan lembaga. Namun, kata dia, DPR sebagai lembaga pengawas juga kerap mengabaikan rekomendasi KPK.

Syarif mencontohkan, KPK sudah memberitahu DPR bahwa ada lebih dari 10 ribu izin tambang di Indonesia, dimana 60 persen dari izin tersebut ilegal.

 "Ada yang dihukum? Tak satu pun. Bahkan ESDM kan mereka punya PPNS itu, sampai hari ini tidak ada satu kasus pun yang diselidiki dan dilidik," ujar dia.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Desmond J Mahesa tak berkutik atas pernyataan Laode. Dia menerima hal tersebut sebagai kritikan kepada DPR. 

"Kami anggap ini kritik lah. Kami komisi III ingin meminta masukan sebenarnya," ujar Desmond lalu lanjut mencecar KPK terkait kasus-kasus yang belum terselesaikan hingga periode yang akan berakhir ini.


Kontributor : Anas
Editor : Alfian Nur
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar