Anggota Bawaslu Ngawi Diberhentikan karena Kasus Pelecehan Seksual

Anggota Bawaslu Ngawi Diberhentikan karena Kasus Pelecehan Seksual
Peristiwa Nasional
Sekretariat Bawaslu Ngawi


NGAWI - Anggota komisioner Bawaslu Kabupaten Ngawi diberhentikan karena terbukti berbuat tidak senonoh yaitu melakukan perbuatan pelecehan seksual.

Diketahui pelaku berinisial BS. Sementara yang menjadi korban pelecehan, tak lain adalah rekan kerja satu kantornya yang duduk sebagai staf Sekretariat Bawaslu Ngawi.

Kejadian memalukan itu, dibenarkan oleh Ketua Bawaslu Ngawi Abjudin Widiyas Nursanto kepada wartawan di kantornya, Jumat (6/12/2019).

"Kasus ini terungkap ketika korban melakukan pengaduan secara lisan. melapor kepada Kepala Sekretariat Bawaslu dan laporan tersebut telah sampai ke Bawaslu Provinsi Jatim dan Pusat," papar Abjudin.

Menurut Abjudin, korban mengaku risi saat diperlakukan tidak senonoh, Hal itu dilakukan saat ada kesempatan tugas luar kota, karena mereka sering ke Surabaya untuk rapat.

"Perbuatan itu dilakukan yang bersangkutan saat mendapat kesempatan tugas luar kota. Kejadian dilakukan saat berada dalam mobil,"ungkap Abjudin.

Abjudin menambahkan, berdasarkan pengakuan korban, perilaku tersebut sering dilakukan, tangan pelaku memegang bagian privasi tubuhnya.

"Perbuatan itulah yang seharusnya tidak dilakukan. lembaga penyelenggara pemilu harus menjaga kode etik baik perilaku dan sikap,"pungkasnya.

Melalui situs resmi dkpp.go.id Putusan sidang Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Sanksi berat itu dijatuhkan setelah  sidang pembacaan putusan perkara Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP) di Ruang Sidang DKPP, Jakarta. Teradu dalam perkara Nomor 257-PKE-DKPP/VIII/2019.

Jurnalis : Ari Hermawan


Kontributor : Redaksi
Editor : Imam Hairon
Publisher : Aulia Fasha
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar