default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Anggota Komisi IX DPR RI Dorong 'One Pesantren One Faskes'

Anggota Komisi IX DPR RI Dorong 'One Pesantren One Faskes'
Politik
Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PPP, Anas Thahir
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

BANYUWANGI - Komisi IX DPR RI mendorong Kementerian Kesehatan agar membangun fasilitas kesehatan (faskes) tingkat satu di setiap pondok pesantren.

Hal itu menyusul disyahkannya Undang-undang Pesantren Nomor 18 Tahun 2019, dimana lembaga pesantren telah memiliki kedudukan yang setara dengan lembaga pendidikan lainnya di depan Undang-undang.

"Karenanya saya minta Menteri Kesehatan RI dalam menyusun program Kementrian tahun 2020 bisa memberikan perhatian lebih besar terhadap peningkatan fasilitas kesehatan Pesantren yang sebagian diataranya masih sangat memprihatinkan," kata Anggota Komisi IX DPR RI, Anas Thahir.

Sesuai data Kementerian Agama tahun 2016, jumlah Pesantren di Indonesia sudah mencapai 28.194 lembaga, dengan jumlah santri sebesar 4.290.626 jiwa. Tentu untuk menjamin kesehatan para santri yang menimba ilmu di pesantren, sudah selayaknya dicanangkan program 'one pesantren one faskes'.

"Saya usul agar menteri kesehatan bisa mencanangkan program one Pesantren one Faskes. Mungkin fasilitas kesehatan bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing Pesantren," kata Anggota Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang terpilih dari Dapil Banyuwangi, Situbondo, dan Bondowoso ini. 

Untuk Pesantren besar yang jumlah santrinya mencapai 10 ribu lebih bisa berupa fasilitas Pukestren atau setara dengan Puskesmas. Namun untuk Pesantren yang lebih kecil bisa berupa klinik, bantuan dokter umum, sanitasi, atau sekedar fasilitas air bersih. 

"Jika ini terjadi kepemimpinan Pak Terawan akan tercatat sebagai Menkes yang sangat membanggakan bagi masyarakat Pesantren di Indonesia," ujar Anas Thahir yang juga Ketua Majelis Silaturrahmi Kiyai dan Pengasuh Pondok Pesantren Seluruh Indonesia (MSKP3I).

Kolaborasi antara K/L harus lebih ditingkatkan untuk memenuhi faskes di Pesantren-pesantren, semisal faskes Infrastruktur, ketersediaan air bersih dan sanitasi, maka perlu kolaborasi dengan Kemen PUPERA, Kemendes dan PDTT.

"Untuk menunjang pemerataan fasililas kesehatan di Pesantren dan mempercepat realisasi, diharap tahun penganggaran 2020 faskes di Pesantren menjadi program unggulan dan prioritas kemenkes," pungkasnya.

 


Kontributor : Rozik Fanani
Editor : Imam Hairon
Publisher : Aulia Fasha
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar