default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Terlibat Duel, Dua Warga Pamekasan Dilarikan ke Rumah Sakit

Terlibat Duel, Dua Warga Pamekasan Dilarikan ke Rumah Sakit
Peristiwa Daerah
Salah satu warga yang terlibat duel dirawat di RSUD Slamet Martodirjo
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

PAMEKASAN- Pertikaian antara Saiful Bahri (26) Warga Desa Tebul Timur dengan Alimuddi (50) Warga Desa Bulangan Barat Kecamatan Pegantenan berujung nahas dan mengakibatkan keduanya dilarikan ke rumah sakit, Minggu (12/01/2020).

Dari informasi yang dihimpun Suaraindonesia.co.id, pertikaian yang berujung pada aksi saling bacok tersebut terjadi sekitar pukul 18.30 Wib, Sabtu (11/01) diduga berawal dari kasus asmara. 

Salah satu kerabat Alimuddin, mengatakan, keduanya terlibat pertikaian lantaran Ali Muddin yang telah menggagalkan pernikahan Syaiful Bahri dengan SS yang masih memiliki hubungan kekerabatan dengan Alimuddin. Rencana pernikahan yang sempat diagendakan itupun buyar lantaran calon istrinya diduga disembunyikan oleh Alimuddin.

"Syaiful Bahri rencananya akan melangsungkan resepsi pernikahan dengan keponakan sepupu dari istrinya alimuddin dan undangan telah disebar kepada masyarakat," tutur pria yang meminta namanya dirahasiakan itu. 

Menurutnya, Ali Muddin melarang SS agar tidak menikah dengan Syaiful Bahri. Hal itu terungkap usai SS menceritakan keadaannya kepada Syaiful Bahri. Bahkan, SS sempat mengajak Syaiful Bahri untuk kawin lari. 

"Iya, kabarnya memang begitu, mungkin Syaiful marah kepada Alimuddin hingga kemudian keduanya terlibat duel," tutupnya.

Kapolres Pamekasan, melalui Kasubbag Humas Polres Pamekasan, Iptu Nining Diyah, mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait motif dari insiden duel tersebut. Ali Mudin sempat mengalami drop ketika jahitan serupa sayatan di sejumlah bagian tubuhnya hendak dibuka oleh pihak dokter RSUD Dr H Slamet Martodirdjo Pamekasan. Sedangkan Saipul Bahri, kini dirawat di Rumah Sakit Umum Mohammad Noer Pamekasan.

"Keduanya masih dalam perawatan medis, sedangkan motif dan modus perkaranya masih pendalaman Lidik," singkat Nining.


Kontributor : Hasib
Editor : Nanang Habibi
Publisher : Arifin
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar