default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Ratusan Warga Sumurgeneng Cari Tahu Manfaat Kilang Minyak Hingga Ke RU IV Cilacap

Ratusan Warga Sumurgeneng Cari Tahu Manfaat Kilang Minyak Hingga Ke RU IV Cilacap
Peristiwa Nasional
Perwakilan pemilik lahan yang juga sebagai anggota komisi IV DPRD Tuban, Tulus Setyo Utomo saat menanyakan berbagai hal tentang manfaat kilang kepada manager RU IV Cilacap
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

TUBAN - Demi kelancaran pembebasan lahan untuk pembangunan kilang patungan antara PT. Pertamina dengan Grass Root Refiney asal Rusia, sebanyak 200 warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban melakukan Studi Banding ke Kilang Refinery Unit IV Cilacap, Jawa Tengah.

Unit Manager Communication & CSR RU IV Cilacap, Laode S. Mursali mengatakan, kunjungan masyarakat dari Desa Sumurgeneng ke RU IV ini merupakan suatu penghargaan tersendiri baginya. Kehadiran warga ini untuk melihat langsung bagaimana potensi dan manfaat jika nantinya kilang berdiri di Kabupaten Tuban.

"Kami juga menjelaskan hal-hal positif terkait kilang Cilacap, dan bagaimana potensi jika kilang minyak benar-benar dibangun di Tuban. Sepertinya masyarakat sangat puas," usai pemaparan di Gedung Patra Graha Cilacap, Selasa, (14/01/2020).

Masih adanya pro dan kontra dikalangan masyarakat merupakan hal yang lumrah. Akan tetapi mekanisme pengadaan lahan maupun pembangunan kilang sudah dijelaskan. Untuk itu diharapkan masyarakat dapat menerima, karena pembangunan kilang ini selain untuk kepentingan bangsa juga bertujuan untuk ketahanan energi nasional.

"Masyarakat mungkin masih takut untuk menjual tanahnya kepada Pertamina, namun keberadaan kilang pasti akan berdampak lebih besar bagi perekonomian masyarakat," jelasnya.

Terkait CSR, Pertamina memiliki tanggung jawab dari sisi lingkungan, hal itu juga telah diatur dalam undang-undang. Baik sesudah beroperasi maupun belum beroperasi. Melalui program CSR tahun 2019, RU IV telah menggelontorkan sebanyak Rp. 11.240.906.284 kepada Pemerintah Kabupaten Cilacap.

Program tersebut merupakan tanggung jawab sosial dan lingkungan, yakni bantuan kebakaran dan bencana alam, bantuan pendidikan dan pelatihan, bantuan peningkatan kesehatan, bantuan pelestarian alam, bantuan sarana ibadah, pengembangan sarana fasilitas (sarfas) umum, bantuan sosial kemanusiaan peningkatan kemiskinan.

"Kami sudah jelaskan terkait RDMP Cilacap dan hal-hal positif tentang kilang. Kami sangat berharap masyarakat maupun pemerintah daerah mensupport pembangunan kilang Tuban," tandasnya.

Sementara itu, perwakilan pemilik lahan, Tulus Setyo Utomo mengatakan, pendirian kilang minyak di Tuban memang harus dipandang secara obyektif, terutama persoalan kepentingan dan aspirasi warga yang terdampak secara langsung. Misalnya soal keterlibatan pihak Pertamina-Rosneft dalam mendorong kesejahteraan warga terdampak baik melalui program formal seperti CSR maupun program non formal yang melibatkan peran aktif warga terdampak.

"Kemitraan antara Pertamina dengan masyarakat terdampak harus dibangun secara kontinue, karena lahan yang dimiliki warga saat ini merupakan satu-satunya sandaran kesejahteraan keluarganya mereka," paparnya.

Tidak hanya itu, dalam merubah mindset lanjutnya, masyarakat yang sebelumnya sebagai petani harus menyesuaikan mindset mereka menjadi lebih sesuai dengan iklim industri. Hal ini tentu perlu diarahkan untuk peningkatan kesejahteraan hidup mereka kearah yang jauh lebih baik.

Untuk itu diperlukan peran serta kerjasama yang positif antara pihak Pertamina-Rosneft dan pemerintah daerah yang berkesinambungan dengan melibatkan masyarakat terdampak. Misalnya dengan memberikan kesempatan kerja yang seluas-luasnya, mendirikan lembaga pendidikan berbasis migas, serta pelatihan-pelatihan yang mendorong kemampuan masyarakat terdampak agar mampu bersaing di dunia kerja.

"Tidak hanya wajib memberikan ganti untung yang layak kepada warga, khususnya pemilik lahan, namun Pertamina dan pemerintah harus berkolaborasi untuk merubah mindset masyarakat kearah yang lebih baik," tegas pria yang juga sebagai anggota Komisi IV DPRD Tuban.

Hal-hal tersebut harus benar-benar digunakan sebagai salah satu prinsip dasar pendirian kilang minyak di Tuban. Agar kedepan masyarakat bisa menikmati kesejahteraan yang berkelanjutan.

"Berbicara tentang industri tentu bukan hanya selesai di satu generasi. Namun jauh lebih penting adalah nasib dan masa depan generasi berikutnya," pungkasnya.


Kontributor : Achmad Junaidi
Editor : Imam Hairon
Publisher : Aulia Fasha
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar