default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Nenek di Banyuwangi Alami Patah Tulang Akibat Tertimpa Rumah Roboh 

Nenek di Banyuwangi Alami Patah Tulang Akibat Tertimpa Rumah Roboh 
Sosial
Nenek Inayah Alami Patah Tulang Akibat Tertimpa Rumahnya yang Roboh
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

BANYUWANGI – Inayah (86), seorang nenek asal Dusun Krajan, Desa Pakestaji, Kecamatan Kabat mengalami patah tulang di tangan kanannya akibat tertimpa rumahnya yang roboh, Senin (20/01/2020). Rumah semi permanen miliknya tersebut diduga roboh akibat diterjang hujan deras semalam. 

Korban yang saat itu tengah memasak tidak sempat melarikan diri saat rumahnya roboh. Akibatnya, korban tertimpa reruntuhan atap rumah dan terjepit kayu. Warga yang mengetahui peristiwa tersebut langsung mengevakuasi nenek Inayah ke rumah cucunya. 

Menurut keterangan warga sekitar, peristiwa robohnya rumah nenek Inayah ini terjadi secara tiba-tiba. Meski kondisi cuaca saat kejadian sedang panas, namun diketahui sehari sebelumnya terjadi hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut seharian. 

Dugaan sementara, banyaknya curah air hujan yang mengguyur rumah dari bambu itu membuat struktur bangunan lapuk sehingga roboh dan rata dengan tanah.

“Sebelum rumah ini roboh sebenarnya ada suara rekahan kayu yang mau runtuh, namun karena nenek ini pendengarannya terganggu sehingga tak sempat melarikan diri,” kata Romadlon, warga sekitar saat ditemui Suaraindonesia.co.id.

Pasca kejadian, pihak Kecamatan Kabat langsung datang ke lokasi untuk memberikan bantuan. Kondisi nenek Inayah yang terkulai lemas lantaran tangan kanannya mengalami patah tulang langsung mendapat penanganan medis tim medis kesehatan puskesmas terdekat di rumah cucunya. 

“Untuk masalaah bantuan Insya Allah nenek ini terjamin karena korban sudah memiliki kartu Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS),” ujar Camat Kabat Susanto Wibowo.

Sementara itu curah yang tinggi terus melanda wilayah Banyuwangi sejak dua hari terakhir ini. Pihak BMKG mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada, karena potensi hujan lebat masih akan terus terjadi hingga sepekan ke depan.

Sebelumnya, akibat hujan lebat ini juga membuat 7 rumah di Desa Labanasem, Kecamatan Kabat terendam banjir. Selain karena tingginya curah hujan, banjir yang juga membuat Jalan Nasional Banyuwangi – Jember ini tergenang banjir juga disebabkan kecilnya saluran drainase hingga membuat air meluber ke jalan dan rumah warga.


Kontributor : Rozik Fanani
Editor : Imam Hairon
Publisher : Arifin
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar