default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Diselingkuhi Janda Anak Satu, Pemuda di Lamongan Nekat Sebar Video Persetubuhan

Diselingkuhi Janda Anak Satu, Pemuda di Lamongan Nekat Sebar Video Persetubuhan
Peristiwa Daerah
Kapolres Lamongan AKBP Harun mengintrogasi tersangka
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

LAMONGAN - Muhammad Fery Setiawan Alias Iblis (20), warga Dusun Ngablak, Desa Kramat Kecamatan Lamongan nekat menyebar video persetubuhannya dengan sang kekasih yang berstatus sebagai janda anak satu.

Pria yang kesehariannya sebagai sopir mobil bongkar dan panen padi ini mengaku terpaksa melakukan hal tersebut karena sakit hati setelah diselingkuhi pacarnya, sebut saja melati (bukan nama sebenarnya).

"Saya sakit hati setelah mengetahui dia berhubungan dengan laki-laki lain. Padahal sebelumnya kita sudah punya rencana untuk menikah. Karena kesal akhirnya HPnya saya ambil dan videonya saya sebar, agar orang tuannya tau prilaku anaknya," ujar Fery saat diekspos dalam konferensi pers di Mapolres Lamongan, Senin (24/2) siang.

Kapolres Lamongan AKBP Harun didampingi  Kasatreskrim AKP David Manurung dan AKP Djoko Bisono menjelaskan, tersangka melakukan hubungan persetubuhan dengan korban yang direkam menggunakan HP
kemudian disimpan.

"Kemudian tersangka marah dengan korban  akhirnya HP dan nomor korban dirampas oleh tersangka. Kemudian nomor tersebut tersangka masukkan di HP miliknya sendiri dan menggunakan no tersebut sebagai whatsapp tersangka," jelasnya 

Setelah itu tersangka membuat status video di HP tersebut yang memperlihatkan
video persetubuhan tersangka dengan korban. Tersangka juga menggunakan akun facebook milik korban dengan menggunakan HP milik tersangka.

"Lalu video persetubuhan tersangka dengan korban serta tersangka menulis kalimat dibawah video tersebut dengan kata-kata menjelek-jelekan korban," sambung Alumnus Akademi Kepolisian 2001 ini. 

Pada awalnya, tersangka membuat video iseng dan atas sepengetahuan korban, tujuan terangka menyimpan video tersebut untuk dijadikan koleksi pribadi.

"Sementara tujuan tersangka mengedarkan dan membuat kalimat menjelek-jelekkan korban, karena tersangka marah terhadap korban yang saat itu statusnya sebagai pacar tersangka namun korban berhubungan dengan laki-laki lain, agar orang lain mengetahui kelakuan korban," tegasnya

Tersngka, ujar Harun, dijerat dengan pasal yang berbunyi, setiap orang yang mendistribusikan dan atau mentransmisikan dan atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik yang melanggar kesusilaan dan pencemaran nama baik dan atau setiap orang yang memproduksi, membuat, memperbanyak, menyebarkan, menyiarkan, atau menyediakan, atau mempertontonkan, memiliki atau menyimpan produk pornografi sebagaimana dimaksud dalam pasal 45 ayat (1) dan ayat (3) Undang undang nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang undang nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

"Serta pasal 29 atau pasal 32 Undang undang nomor 44 tahun 2008 tentang Pornografi. Dengan ancaman hukuman minimal 6 bulan dan maksimal 12 tahun penjara. Juga pasal perampasan sebagaimana dimaksud dalam pasal 368 ayat 1 KUHP," pungkasnya


Kontributor : M Nur Ali Zulfikar
Editor : Imam Hairon
Publisher : Aulia Fasha
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar