default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Dua Pasien Warga Kabupaten Probolinggo Suspect Corona

Dua Pasien Warga Kabupaten Probolinggo Suspect Corona
Kesehatan
Jubir Satgas Covid-19 Kabupaten Probolinggo, Merilis Data Terbaru Perkembangan Virus Corona, Sabtu (21/03/2020)
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

PROBOLiNGGO - Satgas Covid-19 Kabupaten Probolinggo, merilis data terbaru pasien suspect virus corona, Sabtu (21/03/2020).

Juru bicara Satgas Covid-19, dr. Anang Yoelijanto, mengatakan di Kabupaten Probolinggo tercatat Orang Dalam Resiko (ODR) sebanyak 164 orang. 

Sedangkan Orang Dalam Pengawasan (ODP) sebanyak 9 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) atau suspect corona sebanyak 2 orang. 

Jumlah tersebut naik dari hari sebelumnya pada Jumat (20/03/2020) pada kategori ODR sebanyak 135 orang dan PDP/suspect corona 1 orang.

Untuk 2 orang pasien suspect corona, saat ini telah dirujuk ke RSUD Sidoarjo dan RSSA Malang. Keduanya adalah seorang lansia berusia 66 tahun asal Kecamatan Kraksaan dan seorang balita berusia 3 tahun asal Kecamatan Dringu.

"Untuk lansia 66 tahun, riwayatnya baru pulang ibadah umroh. Sedangkan yang balita 3 tahun, baru pulang berkunjung dari Surabaya yang merupakan kawasan episentrum virus corona," kata dr. Anang.

Sejauh ini, belum dilaporkan adanya pasien positif virus corona, hanya saja untuk ODR dan ODP, dr. Anang melanjutkan, persebarannya hampir merata di beberapa kecamatan di Kabupaten Probolinggo.

"Persebarannya rata, ada di Kraksaan, Gading, Tongas, Leces, Dringu yang terbanyak di Paiton dan Sukapura," imbuhnya.

Kemungkinan ODR dan ODP ini bisa bertambah jika melihat perkembangan persebarannya. Termasuk yang PDP.

"Setiap orang berpotensi menjadi Carier (Penyebar-Red) virus Corona, hanya saja kita tidak menyadarinya apa sudah terjangkit atau belum," jelasnya

Untuk mencegah penyebaran virus corona semakin meluas, Pemerintah Kabupaten Probolinggo melalui satgas Covid-19, meminta seluruh masyarakat membatasi diri dengan tidak berkunjung ke tempat ramai.

Selain itu, proteksi juga bisa dilakukan dengan membatasi diri untuk tidak melakukan kontak fisik dengan orang lain.


Kontributor : Luthfi Hidayat
Editor : Imam Hairon
Publisher : Aulia Fasha
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar