Kadinkes Nyatakan 65 ODP di Tuban Terbebas Dari Pantauan

Kadinkes Nyatakan 65 ODP di Tuban Terbebas Dari Pantauan
Peristiwa Daerah
Kadinkes Tuban, Bambang Priyo Utomo saat ditemui diruang kerjanya

TUBAN - Banyaknya pekerja maupun mahasiswa dari luar kota yang pulang ke daerah masing-masing akibat diliburkan membuat jumlah Orang Dalam Pantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kabupaten Tuban mengalami peningkatan.

Hingga saat ini, total ODP di Kabupaten yang semula 90 orang meningkat hingga 121 orang, sedangkan PDP yang awalnya 1 orang, saat ini menjadi 2 pasien. Namun dari angka tersebut, sebanyak 65 ODP telah dinyatakan sehat dan terbebas dari pantauan Gugus Tugas, karena telah melewati masa pengawasan selama 14 hari.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tuban, Bambang Priyo Utomo mengatakan, meningkatnya ODP ini dikarenakan banyak pelajar dari luar kota yang diminta untuk belajar dirumah. Bahkan para pekerja dari luar daerah juga banyak yang pulang kerumahnya masing-masing karena diliburkan.

"Setiap warga yang dari luar kota termasuk dari daerah zona merah akan kita minta untuk mengecek kesehatan di puskesmas setempat. Meski kondisinya sehat, tetap akan kita pantau dengan memberikan status ODP," jelas Dokter Bambang saat ditemui diruang kerjanya, di jalan Brawijaya Tuban. Jumat, (27/03/2020).

Kenaikan ODP sendiri ini didominasi oleh pelajar atau mahasiswa serta pekerja dari luar daerah, antara lain Surabaya, Malang, Sidoarjo, dan Gresik, bahkan dari Jawa Barat.

Selain ODP, PDP juga mengalami kenaikan, yang semula hanya 1 orang dari Kecamatan Tambakboyo, kini bertambah lagi 1 orang dari Kecamatan Semanding. Jadi saat ini ada dua pasien yang menjalani isolasi di Rumah Sakit Umum (RSUD) Dr Koesma Tuban.

"Memang benar PDP kita juga bertambah menjadi 2 orang, dan telah dikarantina dirumah sakit," Kadinkes Tuban.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan, pihaknya menghimbau kepada masyarakat, terutama yang ODP agar dapat mengisolasi diri sendiri di rumah, setidaknya selama 14 hari kedepan. Selalu menjaga kesehatan tubuh dengan makanan yang seimbang dan rajin olahraga, serta membiasakan cuci tangan menggunakan sabun.

"Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Kami berharap agar masyarakat dapat mengikuti anjuran pemerintah dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat," pungkasnya.


Kontributor : Achmad Junaidi
Editor : Imam Hairon
Publisher : Aulia Fasha
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar