Tetapkan Status Darurat, Gus Ipin Ambil Langkah Batasi Akses Masuk ke Trenggalek

Tetapkan Status Darurat, Gus Ipin Ambil Langkah Batasi Akses Masuk ke Trenggalek
Birokrasi
Caption : Bupati Trenggalek Moch. Nur Arifin (tengah)

TRENGGALEK - Bupati Trenggalek Moch. Nur Arifin resmi menetapkan status Tanggap Darurat Bencana Wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid 19) untuk Kabupaten Trenggalek.

Keputusan tersebut tertuang pada surat pernyataan Bupati nomor 360/422/406.029/2020 tertanggal 26 Maret 2020.

Isi dari pada keputusan tersebut akan diberlakukan kebijakan pembatasan akses masuk ke wilayah Trenggalek, namun akses akan tetap dibuka melalui tiga checkpoint yakni di jalur jalan nasional perbatasan antar wilayah.

"Trenggalek kami tetapkan status tanggap darurat bencana wabah virus corona (Covid 19), dengan memberlakukan pembatasan akses masuk," kata Bupati Trenggalek Moch. Nur Arifin, Minggu (29/3/2020).

Dijelaskan Arifin, arti pembatasan akses masuk tersebut dalam rangka identifikasi total kepada semua orang yang masuk ke wilayah juridiksi Kabupaten Trenggalek. Pada upaya tersebut hanya ada tiga akses masuk yakni melalui tiga Checkpoint.

Checkpoint ini terletak di jalur jalan nasional Trenggalek - Tulungagung, jalur nasional Ponorogo - Trenggalek dan jalur nasional Pacitan - Trenggalek.

Hal itu dimaksudkan agar semua orang yang masuk ke Trenggalek apalagi berkontak erat dengan wilayah dan negara zona merah bisa dapat terdata secara keseluruhan.

"Artinya seluruh orang yang masuk dapat teridentifikasi total dan menyeluruh oleh petugas gabungan di checkpoint. Selain itu untuk mempermudah pemantauan," terangnya.

Masih menurut Arifin, identifikasi ini sendiri untuk memantau agar pergerakannya tetap disiplin, jika sudah terdata agar melakukan isolasi atau karantina secara mandiri dirumah atau dibantu melalui tindakan kesehatan lain sesuai protokol kesehatan yang berlaku.

Bahkan jika ada kendaraan dan orang yang masuk setiap saat bisa memudahkan pelacakan. Tidak hanya itu, pemerintah akan memberikan tanda gelang pada orang tersebut. Dengan harapan tanda ini sebagai data identifikasi, sehingga akan dengan mudah bisa melakukan pemantauan hingga tingkat desa guna melakukan pembinaan.

"Kepada seluruh masyarakat mari ikut memberikan dukungan karantina secara mandiri kepada masyarakat yang mengenakan tanda tersebut, jangan malah sebaliknya," pinta Gus Ipin

Arifin juga menambahkan, surat keputusan Bupati itu atas dasar keputusan Kepala BNPB nomor 13A Tahun 2020 serta Keputusan Gubernur nomor 188/108/KPTS/013/2020. Menyatakan bahwa menetapkan status keadaan darurat bencana wabah penyakit akibat corona virus disease 2019 (covid 19) diseluruh wilayah kota dan kabupaten se Jawa Timur hingga tanggal 29 mei 2020.

Selain itu juga dipertegas dengan fakta bahwa terjadi lonjakan angka kasus positif di Jawa Timur, dimana untuk Kabupaten Trenggalek per tanggal 29 Maret 2020 jumlah orang yang datang 5.049 orang, ODR 4.761 orang, ODP 303 orang dan PDP 2 orang.

"Sekali lagi ini bukan "lockdown", melainkan pembatasan akses masuk guna melaksanakan identifikasi total dalam rangka mitigasi resiko bencana penyebaran wabah virus corona (covid-19)," pungkasnya. (Rudi)


Kontributor : Rudi Yuni
Editor : Alfian Nur
Publisher : Aulia Fasha
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar