Tangani Dampak Covid-19, Pemerintah Trenggalek Siapkan Kartu Penyangga Ekonomi

Tangani Dampak Covid-19, Pemerintah Trenggalek Siapkan Kartu Penyangga Ekonomi
Birokrasi
Caption : Situasi pasar subuh di Trenggalek

TRENGGALEK - Sekitar 3000 hingga 5000 kartu penyangga ekonomi disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Trenggalek untuk diberikan kepada masyarakat yang dirasa paling berdampak dan rentan dengan adanya status tanggap darurat Corona Virus Disease (Covid 19).

Dalam program kebijakan tersebut Bupati Trenggalek Moch Nur Arifin mengatakan telah memiliki gugus tugas tentang penanganan ekonomi, dengan telah direncanakan beberapa paket kebijakan salah satunya dengan memberikan kartu penyangga ekonomi.

Untuk memberikan bantuan tersebut tentunya pemerintah akan melakukan pendataan bagi masyarakat pekerja formal dan informal yang paling terdampak dan rentan dengan adanya wabah covid 19. 

"Melalui kartu penyangga masyarakat akan menerina sembako, uang tunai berupa e-money yang bisa digunakan untuk membeli beberapa kebutuhan pokok," jelasnya, Senin (30/3/2020).

Arifin juga menerangkan bahwa bantuan tersebut akan diberikan kepada masyarakat diluar penerima bantuan PKH dan penerima BNPT. Rencananya bantuan itu akan diluncurkan pada minggu pertama dan kedua bulan April, dan akan berlanjut hingga bulan juni mendatang.

Anggaran untuk bantuan itu sendiri akan di kucurkan melalui dana Belanja Tidak Terduga (BTT), karena telah berstatus tanggap darurat bencana sekitar Rp 5 milyar, serta penghematan anggaran dengan menyisir mulai dari honor perjalanan dinas serta lainnya dengan total Rp 20 milyar. Serta dari anggaran internal Dinas Kesehatan yang telah mampu menyisihkan Rp 1,7 milyar. 

"Selain itu dengan adanya intruksi dari pusat bahwa dana DAK fisik yang belum dilakukan kontrak serta belum dikerjakan bisa ditarik untuk penanganan covid 19," tutur Gus Ipin

Arifin juga menambahkan untuk menjalankan secara detail program ini, pemerintah akan terus melakukan rapat bersama instansi terkait serta seluruh jajaran yang masuk dalam gugus tugas ekonomi untuk melakukan pemetaan resiko serta menyisir anggaran apa saja yang bisa digunakan. 


Kontributor : Rudi Yuni
Editor : Aji Susanto
Publisher : Aulia Fasha
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar