Lumajang Akan Terapkan Karantina 14 Hari Bagi Pemudik

Lumajang Akan Terapkan Karantina 14 Hari Bagi Pemudik
Peristiwa Daerah
Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati.

LUMAJANG - Pemkab Lumajang berencana menerapkan karantina bagi pemudik dari luar kota. Mereka akan dikarantina selama 14 hari di Sekolah Unggulan Terpadu (SUT). Namun rencana ini menuai kritik, karena pemudik harus mengeluarkan biaya sendiri selama karantina itu.

Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati menjelaskan, rencana itu masih dalam pembahasan. Karena standar operasional prosedur (SOP) harus ditetapkan terlebih dulu. Menurutnya, pembahasan itu harus dilakukan secara matang sebelum diterapkan.

“Ini kita sedang dalam proses berdiskusi terkait kesiapan itu. Ini didisikusikan sematang mungkin, kita akan terus merancang bagaimana SOP karantina 14 hari itu,” ucapnya, Senin (6/4/2020) pagi.

Namun Indah menghimbau kepada masyarakat Lumajang yang berada di luar daerah agar tidak mudik. Hal ini demi menjaga kesehatan diri sendiri dan keluarga. “Kalau menyayangi keluarga jangan mudik,” himbaunya.

Selanjutnya, di setiap pintu perbatasan akan dijaga secara ketat. Sehingga para pemudik dari luar kota, akan terdeteksi. Kemudian dibawa ke tempat karantina. “Di setiap akses masuk ke Lumajang itu kita jaga,” ujarnya.

Ditanya apakah kebijakan ini bisa berubah sebelum lebaran tiba, menurutnya kemungkinan itu bisa terjadi.

“Kita lihat situasi dan kondisi. Tapi prediksi dari tokoh kesehatan dan ahlinya, puncak penyebaran (Covid-19) pada April-Mei,” pungkasnya.


Kontributor : Ubay Kaab
Editor : Alfian Nur
Publisher : Aulia Fasha
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar