Diterjang Banjir Bandang, Empat Rumah di Kelurahan Blimbing Rusak Parah

Diterjang Banjir Bandang, Empat Rumah di Kelurahan Blimbing Rusak Parah
Peristiwa Daerah
Tampak warga membersihkan barang dan sampah yang ikut hanyut

LAMONGAN - Ketika sedang nyenyak tidur malam. Warga Keluruhan Blimbing, Kecamatan Paciran, dan beberapa Desa di Kecamatan Brondong dikagetkan dengan banjir bandang yang datang tiba-tiba, Senin (26/5/2020), 01.30.

Banjir terjadi diduga akibat luapan air sungai asinan (sungai pemisah antara dua kemacatan di Pantura tersebut). Peristiwa yang merusak empat rumah milik warga Kelurahan Blimbing itu terjadi setelah hujan lebat dengan curah yang tinggi turun mengguyur wilayah setempat dinihari.

Kasi Tanggap Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamongan, Muslimin membenarkan kejadian tersebut. 

Muslimin mengungkapkan, korban banjir bandang tersebut adalah Sumantri (53) warga lingkungan sidokumpul RT 004 RW 012 Kelurahan Blimbing. Rumah ukuran 4x6 meter roboh dan hanyut dengan kerugian sekitar Rp 65 juta

"Rumah milik Hendro Samara (32) warga lingkungan Sidokumpul RR 003 RW 0012 Keluraha  Blimbing. Rumah ukuran 3 x 6 meter jebol dinding dan barang terendam air, kerugian sekitar Rp 2,5 juta," ungkapnya

Ada juga rumah milik ibu Murip (52) warga kelurahan yang sama. Rumah ukuran 3x4 meter jebol dinding dan hanyut barang-barang kerugian sekitar Rp 2,5 juta.

"Dan juga rumah milik Khasan Tolabi (45) warga setempat. Rumah berukuran 4x5 meter di pinggir sungai jebol dinding dan barang barang hanyut kerugian di taksir Rp 5 juta," ujar Muslimin.

Muslimin menegaskan, mendengar informasi tersebut petugas langsung bergerak menuju ke lapangan untuk melakukan peninjauan lokasi dan melakukan evakuasi. Saat ini debit air banjir sudah mulai turun.

"Kami juga sudah melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk mendapatkan bantuan kepada korban bencana luapan air sungai dalam rangka percepatan penanganan pencegahan Covid-19," tegasnya

"Kami juga memberikan imbauan kepada masyarakat dan korban bencana agar tetap waspada dengan kemungkinan terjadinya luapan air susulan," pungkasnya


Kontributor : M Nur Ali Zulfikar
Editor : Imam Hairon
Publisher : Aulia Fasha
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar