Jadi Langganan Banjir Bandang, Wakil Ketua DPRD Lamongan Desak Pemerintah Segera Normalisasi Kali Asinan

Jadi Langganan Banjir Bandang, Wakil Ketua DPRD Lamongan Desak Pemerintah Segera Normalisasi Kali Asinan
Peristiwa Daerah
Wakil Ketua DPRD Lamongan Fraksi PDI Perjuangan Darwoto

LAMONGAN - Geram wilayahnya menjadi langganan banjir bandang. Darwoto, wakil ketua DPRD Lamongan Fraksi PDI Perjuangan mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan untuk segera bergerak melakukan penanganan. 

Darwoto mengungkapkan, wilayah Kecamatan Brondong - Kelurahan Blimbing, Kecamatan Paciran ada namanya sungai Asinan. Sejak tahun 1980 memang sudah pernah terjadi banjir, dan ini banjir rutinan yang tidak kunjung ada penanganan serius dari pemerintah.

"Jangankan hujan deras hujan biasa saja, sudah terjadi banjir karena disebabkan air kiriman dari selatan. Dan yang sangat kami sayangkan kali asinan ini dangkal dan juga kurang lebar," ungkap pria asli Kelurahan Brondong ini, Selasa (25/5/2020), siang.

Darwoto mengaku, sudah pernah koordinasi dengan seluruh stakeholder terkait di setiap tingkaran. Mulai dari Lurah, Camat dan juga Dinas PU Sumber Daya Air Lamongan. Namun sampai saat ini tidak kunjung ada penanganan serius, selalu hanya diberikan janji.

"Intinya saya minta segera ada penanganan masalah banjir ini, salah satunya yang saya harapkan dengan normalisasi kali asinan," aku Ketua Yayasan At Taqwa Brondong ini.

Darwoto menuturkan, banjir yang terjadi kali ini adalah yang terbesar sepanjang sejarah. Karena merendam banyak desa dan kelurahan, bahkan sampai membuat rumah warga rusak parah.

"Sekali lagi harapan saya harus ada penanganan yang serius untuk masalah banjir ini, apalagi di Brondong akan didirikan sekolah maritim tingkat nasional juga. Ini saya juga sudah menghubungi pak Mugito kepala BPBD dan pak Sekda Lamongan Yuhronur Efendi, agar segera memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena dampak," tutur politikus PDI Perjuangan ini.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PU Sumber Daya Air Kabupaten Lamongan, Muhammad Jufrie mengatakan, dinasnya sudah pernah melakukan normalisasi sungai asinan dengan penggerukan.

"Normalisasi kali asinan sudah dilakukan. Dan itu sudah dilakukan tahun kemarin dengan pengerukan," kata pria yang juga menjabat Sekretaris Dinas PU Sumber Daya Air tersebut.

Pria yang akrab disapa Jufrie itu mengungkapkan, memang banjir di kali atau sungai asinan itu permasalahannya cukup kompleks. Karena banjir merupakan kiriman dari daerah solokuro dan alas dadapan.

"Kebetulan juga air laut pasang ketika terjadi banjir, sehingga air gak bisa terbuang cepat ke laut. Kami kira perlu koordinasi antar sektoral untuk penanganan banjir di kali asinan ini. Semisal reboisasi hutan dadapan, kesadaran masyarakat dalam kebersihan lingkungan dan banyak persamasalahan lain yang perlu dibahas bersama," pungkasnya


Kontributor : M Nur Ali Zulfikar
Editor : Imam Hairon
Publisher : Aulia Fasha
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar