Kapolda Jatim Puji Kampung Tangguh Covid-19 di Lamongan

Kapolda Jatim Puji Kampung Tangguh Covid-19 di Lamongan
Peristiwa Daerah
Kapolda Jatim Irjen Pol Muhammad Fadil Imran didampingi AKBP Harun dan Bupati Fadeli meninjau kampung tangguh

LAMONGAN - Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Muhammad Fadil Imran melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke kampung tangguh Desa dan Kelurahan Tanggap Covid-19 yang ada di Kabupaten Lamongan, Senin (1/6/2020), sore.

Dalam kunker tersebut, Kapolda Jatim ingin memastikan penanganan Covid-19 di masing masing Kabupaten dan Kota sudah berjalan dengan baik dan maksimal.

Alumnus Akademi Kepolisian 1991 ini juga mengapresiasi dan memuji kampung tangguh di Kabupaten Lamongan, yang menurutnya sangat bagus, tertata dan penuh dengan semangat gotong royong.

"Kampung tangguh semeru ini, kami inisiasi secara langsung. Dengan mengedepankan gotong royong dan swadaya masyarakat, serta bantuan dari pemerintah daerah, bersama, Polres, Kodim dan unsur lainnya memerangi Covid-19," ujar perwira tinggi polisi dengan dua melati di pundak ini.

"Saya juga berpesan kepada Polres Lamongan agar terus dan harus bersinergi dengan Bupati dan forkompimda dalam melakukan penanganan Covid-19," sambung mantan Dirtipid Siber Bareskrim Polri tersebut.

Pria kelahiran Sulawesi Selatan ini juga mengajak masyarakat untuk kembali menjalankan aktifitas dengan produktif dan disiplin menerapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah.

"New Normal adalah upaya yang sangat bagus dan tepat. Karena tujuan utamanya agar masyarakat bisa tetap produktif dalam menjalankan kehidupannya. Dengan catatan, yang terpenting tetap disiplin dan mematuhi protokol kesehatan," imbuh pria yang pernah menjabat Kapolres Metro Jakarta Barat ini.

Kapolres Lamongan AKBP Harun dalam kesempatan tersebut juga melaporkan perkembangan penanganan dan penyebaran Covid-19 di kota Soto Lamongan.

"Dengan sinergi yang bagus bersama pak Bupati, pak Dandim dan Forkompimda. Alhamdulillah, penanganan Covid 19 di Lamongan berjalan sangat bagus. Saat ini ada 106 pasien terkonfirmasi positif, 35 orang sembuh dan 15 orang meninggal dunia," terang Alumnus Akademi Kepolisian 2001 ini.

Sementara Bupati Lamongan H. Fadeli, bersama jajaran Kapolres, Dandim, Wakil Bupati Kartika Hidayati, Sekretaris Daerah Yuhronur Efendi dan unsur Forkopimda lain, telah secara langsung melihat kesiapan Kampung Tangguh.

"Dari awalnya ditetapkan 4 desa, kini menjadi 63 desa/kelurahan. Di kawasan ini, perangkat desa bersama tokoh masyarakat dan agama guyup berdisiplin menjalankan protokol kesehatan," ungkap Bupati Lamongan dua periode ini.

Fadeli menuturkan bahwa, warganya juga saling membantu, kepada mereka yang terdampak COVID-19. Baik yang terdampak langsung, maupun secara ekonomi dengan memantapkan lumbung desa.

"Berbagai upaya yang telah dilakukan GTPPC Lamongan diantaranya dengan meningkatkan kecukupan alat pelindung diri, termasuk masker. Baik untuk tenaga kesehatan maupun dibagikan kepada masyarakat," tutur orang nomor satu di Lamongan ini.

Protokol kesehatan, sambung Fadeli, juga diterapkan secara ketat di pasar-pasar tradisional dengan secara rutin melakukan penyemprotan disinfektan, mewajibkan penjual serta pembeli untuk memakai masker, dan jaga jarak selama transaksi.

"Untuk ruang isolasi, bahkan saat ini sudah disiapkan bangunan baru yang telah rampung 96 persen, bantuan dari Kementerian PUPR. Fasilitas isolasi ini memiliki fasilitas 75 bed ruang karantina dan 7 bed di ruang isolasi serta gedungnya sudah bertekanan negatif sehingga aman dari virus," pungkasnya


Kontributor : M Nur Ali Zulfikar
Editor : Imam Hairon
Publisher : Aulia Fasha
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar