default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Seminar Internasional Kebudayaan Melayu Digelar di Kota Langsa

Seminar Internasional Kebudayaan Melayu Digelar di Kota Langsa
Birokrasi
Foto : Walikota Langsa Saat Membuka Seminar Internasional
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

LANGSA - Pemerintah Kota Langsa menggelar seminar Internasional dalam rangka mengupas lebih dalam kebudayaan Melayu. Kegiatan berlangsung di aula Hotel Harmoni Kota Langsa, Sabtu (29/9/2018).

Seminar intenasional tersebut menghadirkan narasumber yang berkompeten, diantaranya Prof. Siti Zainon Ismail dari Malaysia, Prof. Dr. Syahrizal Abbas dari UIN Ar Raniry Banda Aceh, Dr. H. Zulkarnaini, MA Rektor IAIN Langsa, Dra. H. Dilinar Adlin, M. Pd dari Sumatera Utara dan Tengku M. Haris dari keturunan raja Karang Tamiang.

Acara tersebut dibuka oleh Walikota Langsa Tgk. Usman Abdullah. Dalam sambutannya ia mengatakan, kegiatan seminar tersebut merupakan rangkaian kegiatan Festival Rentak Melayu Raya yang diselenggarakan oleh Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kota Langsa.

Dikatakannya, seminar itu sebagai upaya bersama untuk menumbuhkan rasa kebersamaan Melayu melalui kesamaan sejarah, budaya dan seni, serta memberikan kesempatan berdialog kepada para sejarawan, budayawan, seniman, dan masyarakat Melayu.

"Dalam kegiatan ini kita sengaja mengusung tema Reinventing dan Revitalisasi Budaya Melayu di Nusantara," ujar Tgk. Usman Abdullah.

Lanjutnya, Budaya Melayu merupakan salah satu akar dari tradisi nusantara. Awal penyebaran dan perkembangan tradisi melayu di Indonesia berawal pada masa berjayanya kerajaan Sriwijaya.

Sebagai salah satu kerajaan tertua di nusantara, kerajaan Sriwijaya yang berdiri abad ke-7, ketika itu memiliki hubungan yang luas dengan wilayah-wilayah di Asia Tenggara dan wilayah-wilayah lainnya di Indonesia seperti Sumatera hingga ke pulau Jawa.

“Dari proses itulah budaya Melayu mengalami perkembangan di beberapa daerah baik di wilayah Asia maupun Indonesia, yang kemudian melahirkan beragam tradisi di Indonesia," kata Wali Kota.

Ia berharap, dari kegiatan tersebut mampu mewujudkan atmosfer riset yang lebih mendalam tentang Melayu sehingga bisa membangun tamadun Melayu yang berjaya. (.)


Kontributor : Aceh
Editor : Abdur Rozi
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar