TMMD ke-108 Kodim 0909/Sangatta, Rengkuh Masyarakat Dalam Kebersamaan Menuju Kesejahteraan

TMMD ke-108 Kodim 0909/Sangatta, Rengkuh Masyarakat Dalam Kebersamaan Menuju Kesejahteraan
Peristiwa Daerah
Satgas TMMD bersama Polri dan masyarakat saling bahu membahu

KUTAI TIMUR - Gelaran Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 108 Kodim 0909/Sangatta di Kecamatan Kaliorang Kabupaten Kutim dibuka pada 30 Juni 2020. TMMD ke-108 ini menyasar Desa Bangun Jaya dan Desa Bukit Harapan Kecamatan Kaliorang dengan tema 'TMMD Membangun untuk Negeri'. 

Menurut Bupati Kutim, Ismunandar, yang hadir langsung dalam pembukaan TMMD di Desa Bangun Jaya tepatnya di Lapangan SP 4 Kecamatan Kaliorang belum lama ini, bahwa tema yang diangkat dalam TMMD kali ini sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat di Kutim. Dimana melalui TMMD, selain pembangunan, masyarakat juga kembali dipersatukan dalam kehidupan berbangsa, bernegara melalui bingkai gotong-royong yang menjadi senjata utama para satgas untuk meningkatkan sinergitas dan kemanunggalan TNI dengan rakyat untuk membangun bangsa dan negara. 

Lebih lanjut Ismunandar juga mengatakan bahwa Pemkab Kutim juga terus memfokuskan program pembangunan infrastruktur dasar untuk meningkatkan taraf hidup dan perekonomian masyarakat. 

"Suatu kekuatan luar biasa untuk memajukan Desa, menggali dan mendayagunakan potensi serta mengatasi berbagai permasalahan masyarakat. Maka melalui TMMD ini, mari kita gelorakan lagi semangat kolektifitas serta persatuan dan kesatuan seluruh elemen masyarakat yang ada. Mari kita bangun sarana prasarana, fasilitas umum dan sosial yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat Desa." ujar Bupati.

Selain itu Bupati juga meminta stakeholder dan perusahaan di sekitar turut berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan program TMMD, sehingga hasil yang optimal dan maksimal dapat dicapai, mengingat program TMMD tersebut melaksanakan kegiatan fisik dan non fisik.

Ditemui di lokasi pembangunan jembatan penghubung antara Desa Bangun Jaya dan Desa Bukit Harapan, Kecamatan Kaliorang yang merupakan salah satu project pembangunan fisik TMMD ke-108 Kodim 0909/Sangatta, Dandim 0909/Sangatta Letkol Czi Pabate melalui Pasiter Kapten Arh Muji menyampaikan bahwa TMMD merupakan salah satu wujud Operasi Bakti TNI yang merupakan program terpadu lintas sektoral antara TNI dengan Departemen, Lembaga Pemerintah Non Departemen dan Pemerintah Daerah serta komponen bangsa lainnya yang dilaksanakan secara terintegrasi bersama masyarakat guna meningkatkan akselerasi kegiatan pembangunan di daerah pedesaan, khususnya daerah yang tergolong tertinggal, terisolasi, perbatasan, dan daerah kumuh perkotaan serta daerah lain yang terkena dampak akibat bencana.

Sedangkan bagi Departemen Sosial RI, lanjut Pasiter, TMMD merupakan upaya untuk meningkatkan kesetiakawanan sosial guna meningkatkan ketahanan sosial masyarakat. Melalui TMMD, Depsos RI memberdayakan masyarakat agar mereka mempunyai daya dan upaya untuk lepas dari masalah kemiskinan, sekaligus upaya untuk memberdayakan wilayah pertahanan sehingga mempunyai daya tangkal yang kuat bagi kemungkinan ancaman dari luar yang merugikan NKRI.

"TMMD dilaksanakan sejak tahun 1980 di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia itu guna menunjang keberhasilan pembangunan nasional dalam program TMMD selama ini," jelasnya. 

Pasiter juga menambahkan bahwa aturan Perundang-undangan yang mendasari penyelenggaraan TMMD ini adalah Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia, Undang-Undang No. 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial, Undang-Undang Pemerintahan Daerah Nomor 32 tahun 2004, Peraturan Presiden RI Nomor 7 Tahun 2005 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2005-2009 dan Surat Menteri Dalam Negeri RI tentang Pedoman Penyususan Anggaran APBD untuk Program TMMD, serta Surat Keputusan Menhankam/Pangab tentang Pengesahan Buku Pola dasar Konkritisasi Kemanunggalan ABRI dan Rakyat dan Pola Operasional TNI ABRI Masuk Desa.

Program TMMD ini dilaksanakan melalui proses perencanaan yang mengutamakan aspirasi dan kepentingan masyarakat di daerah sasaran dengan menggunakan bottom up planning system yang dilaksanakan secara komprehenif dan integral karena melibatkan semua unsur yang terkait mulai dari tingkat Desa dan Kelurahan. Sasaran-sasaran yang dipilih berdasarkan skala prioritas, diteliti dan dipadukan dengan program Pemerintah Daerah, kemudian dibahas di forum DPRD untuk disahkan menjadi Program Pembangunan Daerah.

Kegiatan yang dilaksanakan meliputi kegiatan fisik, merehabilitasi sarana dan prasarana yang, meningkatkan sarana prasarana wilayah yang berada di pedesaan berupa infrastruktur, fasilitas umum dan sosial sedangkan kegiatan non fisik, meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara di kalangan masyarakat, kesadaran bela negara, serta pengetahuan lainnya yang dibutuhkan oleh masyarakat pedesaan, seperti keluarga berencana, kesehatan, pertanian, peternakan, perikanan, dan lain-lain melalui penyuluhan atau kegiatan lainnya yang sifatnya memberikan pencerahan dan penguatan jati diri bangsa.

"Dukungan masyarakat dalam pelaksanaan TMMD dalam bentuk tenaga secara bergiliran. Selain itu sebagian masyarakat bahkan merelakan sebagian tanahnya untuk pembuatan dan pelebaran jalan," imbuhnya. 

Peningkatan kesejahteraan masyarakat juga menjadi acuan dalam pelaksanaan TMMD mengingat salah satu tujuan dari TMMD adalah untuk mendorong peningkatan ekonomi masyarakat, meningkatnya kesehatan lingkungan dan memantapkan kerukunan antar umat beragama dalam rangka mencegah terjadinya konflik SARA, radikalisme, terorisme dan intoleransi.

Yang tidak kalah penting, TNI harus terus mendorong dan mendampingi masyarakat desa agar berkreasi serta berinovasi untuk menggali dan mengoptimalkan potensi Desa agar lahir startup wirausaha sehingga masyarakat Desa makin sejahtera.

Seperti yang dikemukakan oleh Camat Kaliorang saat ditemui dalam pembukaan TMMD. Dimana secara tegas dirinya menuturkan bahwa pembangunan infrastuktur yang dilaksakanan dalam TMMD ke-108 Kodim 0909/Sangatta ini dengan membuat jalan tembus antara 2 Desa yang diharapkan mampu meningkatkan lalu lintas ekonomi masyarakat kedua Desa tersebut.

Dirinya juga menyampaikan dengan adanya TMMD ini diharapkan Desa di Kecamatan yang dipimpinnya makin maju dan sejahtera dengan tetap mempertahankan keunikan dan kearifan lokalnya. 

"Saya juga berharap, TMMD kali ini bisa disisipkan program-program yang menggugah wawasan kebangsaan dan nilai-nilai nasionalisme. Ini penting mengingat maraknya hoax, bully dan ujaran kebencian yang muncul di tengah-tengah kehidupan kita dan berpotensi memecah belah bangsa." katanya.


Kontributor : Eki Nugraha
Editor : Nanang Habibi
Publisher : Aulia Fasha
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar