Budidaya Jamur Jagung di Jember, Mulai Diminati Warga

Budidaya Jamur Jagung di Jember, Mulai Diminati Warga
Ekonomi
Budidaya jamur tongkol jagung Desa Tamansari,Kecamatan Wuluhan,Kabupaten Jember

 

JEMBER -  Berbisnis budidaya jamur jagung di Desa Tamansari, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, Jawa Timur, mulai digandrungi dan dinilai mampu menambah penghasilan keluarga.

Seperti yang dilakukan oleh salah seorang warga sekitar bernama Daryani. Dirinya mengaku awalnya terinspirasi dari tayangan youtube.

Setelah dipraktekkan, hasilnya cukup memuaskan. Bahkan, mampu menghasilkan omset Rp 300.000 setiap harinya.

Untuk harganya, jamur itu dibandrol dengan harga Rp 20.000 sampai Rp 25.000 perkilonya.

Mula-mula, limbah tongkol yang sudah tidak termanfaatkan dicampur dengan katul padi.

Kemudian, diaduk dengan pupuk urea, ragi, dan campuran lain. Setelah cukup, kemudian campuran itu didiamkan dan ditutup plastik.

Setelah melewati lima hari, hasilnya sangat memuaskan. Jamur tersebut kini bisa dikonsumsi dan dijual dipasaran.

"Saya merasa bersyukur bisa menambah penghasilan keluarga. Acuannya di youtube," akui dia saat dikonfirmasi suaraindonesia di rumahnya, Rabu (15/07/2020).

Dirinya berkomitmen, akan terus mengembangkan usaha itu agar menghasilkan lebih banyak lagi.

Kini usaha dipekarangan kosong tersebut mulai banyak diburu oleh masyarakat. Bahkan, diakuinya sempat kewalahan melayani pembeli.
 

Simak video berikut:


Kontributor : Imam Khairon
Editor : Alfian Nur
Publisher : Aulia Fasha
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar