Dikritik Akademisi, Ketua DPRD Gresik Desak Pemkab Gerak Cepat Soal Klaim Vaksin Covid-19

Dikritik Akademisi, Ketua DPRD Gresik Desak Pemkab Gerak Cepat Soal Klaim Vaksin Covid-19
Peristiwa Daerah
Ketua DPRD Gresik Fandi Ahmad Yani

GRESIK - Akademisi Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG), Sestiono Mindiharto mengkritik langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik yang dinilai lamban dalam menangani pandemi Covid-19. 

Menurut Sestiono, pemerintah kabupaten Gresik seharusnya punya sense of crisis dalam situasi darurat seperti ini. Ia mencontohkan, klaim Menkes Terawan Agus Putranto yang mengumumkan progres terkait penelitian vaksin corona itu harus segera dikejar.

"Meskipun klaim tapi itu kabar baik, dan harus segera dikejar untuk kepastian dan kejelasannya,"tutur Kaprodi Kesehatan Masyarakat UMG, Kamis (16/7/2020).

Menurutnya, pemerintah kabupaten Gresik dinilai kurang peka dengan persoalan covid-19. Padahal vaksin covid-19 yang diklaim Menkes Terawan Agus Putranto itu akan mendapat izin edar paling cepat pada awal 2021. 

"Setidaknya pemkab sudah menangkap informasi itu. Ini kan upaya dalam memberi solusi, hemat saya informasi itu harus dipastikan entah melalui Dirjen layanan kesehatan atau progres hasil uji coba vaksin oleh Kemenkes,"terang Sestiono.

Senada dengan Sestiono, Ketua DPRD Gresik, Fandi Akhmad Yani mengaku prihatin dengan langkah pemerintah kabupaten Gresik yang terkesan pasif. Gus Yani mendesak pemerintah kabupaten Gresik segera menjemput bola demi kesehatan dan keselamatan masyarakat gresik.

"Kesehatan dan keselamatan masyarakat gresik adalah prioritas. Karenanya jika progres terkait vaksin itu sudah ada, maka wajib hukumnya seluruh masyarakat gresik mendapatakan vaksin gratis,"desak Gus Yani.

Selain itu, masih menurut Gus Yani, di lingkungan pemkab Gresik saat ini sudah banyak ASN yang terpapar covid-19. Sehingga sebagai langkah proteksi, ia meminta pemkab gresik pada KUA-PPAS RAPBD 2021 harus mengalokasikan anggaran untuk pengadaan vaksin Covid-19.

"Dengan mengalokasikan anggaran di RAPBD 2021 paling tidak ada keseriusan dari pemkab untuk menjamin keselamatan warganya. Sehingga Gresik yang semula zona merah bisa segera kembali menjadi zona hijau dan masyarakat terbebas dari virus covid-19," pungkasnya.


Kontributor : Syaifuddin Anam
Editor : Imam Hairon
Publisher : Aulia Fasha
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar