Pemkab Probolinggo Distribusikan Bansos Senilai 232 Miliar Rupiah di Masa Pandemi Covid-19, Ini Rinciannya

Pemkab Probolinggo Distribusikan Bansos Senilai 232 Miliar Rupiah di Masa Pandemi Covid-19, Ini Rinciannya
Sosial
Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari, Menyerahkan Bantuan Sosial Untuk Warga Terdampak Pandemi Covid-19 Periode April-Juni 2020. (Dok)

PROBOLINGGO - Selama 3 bulan masa pandemi Covid-19, Pemkab Probolinggo telah menyalurkan lebih dari Rp. 232 miliar bantuan sosial (Bansos) untuk warga terdampak.

Ratusan ribu kepala keluarga (KK) telah menerima bansos tersebut. Data Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo, merinci penyaluran bansos senilai Rp. 232.984.515.000. Penyalurannya dilakukan periode April-Juni 2020.

Bansos itu terbagi menjadi tiga. Pertama, dari Kementerian Sosial jenis Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Program Keluarga Harapan (PKH).

Kedua, dari Pemkab Probolinggo dan Pemprov Jawa Timur berupa bantuan sembako dan Jaringan Pengaman Sosial (JPS). Dan ketiga, Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Kementerian Desa.

"Penyaluran Bansos ini telah diselesaikan sekitar 90 persen, sisanya masih dalam proses. Yang terpenting adalah pendistribusiannya berjalan lancar dan tepat sasaran," kata Kepala Dinsos Kabupaten Probolinggo, Achmad Arif, Kamis (30/07/2020).

Pada April 2020, bansos disalurkan untuk 176.199 KK senilai total Rp. 60.199.799.00. Rinciannya Rp. 47.945.799.000 jenis BPNT dan PKH untuk 149.109 KK, Rp. 10.255.000.000 jenis BST untuk 17.090 KK dan Rp. 2 miliar sembako Kabupaten Probolinggo untuk 10 ribu KK.

Periode Mei 2020, bansos total senilai Rp. 68.562.309.000 disalurkan untuk 219.514 KK. Terinci 192.424 KK menerima bansos BPNT dan PKH senilai Rp. 56.308.309.000, 17.090 KK menerima Rp. 10.254.000.000 jenis BST dan sebanyak 10 ribu KK menerima JPS Provinsi Jawa Timur senilai Rp. 2 miliar.

Sedangkan pada Juni 2020, penyaluran bansos senilai Rp. 65.852.407.000 diberikan kepada 208.777 KK. Jenis BPNT dan PKH senilai Rp. 56.013.007.000 bagi 192.378 KK, BST untuk 16.399 KK senilai Rp. 9.839.400.000. Pemyaluran BST Kemensos itu melalui Pos dan Bank yang telah ditunjuk pemerintah.

Total penyaluran bansos melalui Dinas Sosial selama 3 bulan itu senilai Rp. 194.614.515.000.

"Bantuan melalui Dinas Sosial itu telah disalurkan kepada seluruh penerima manfaat, baik bentuknya uang tunai maupun paket sembako. Kami kerja sama dengan Bulog untuk sembako, agar mempermudah pasokan dan kontrol kualitasnya," jelas Arif.

lebih lanjut, BLT DD tahap I telah disalurkan senilai Rp. 38.370.000.000 untuk 63.950 KK. Sebanyak 46.705 KK masuk data Bansos Dinas Sosial, 461 orang kategori sakit kronis dan 16.784 KK kehilangan pekerjaan. Sedangkan tahap II BLT DD masih dalam proses penyaluran.

Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial Dinsos Kabupaten Probolinggo, Ofie Agustin, menyebut jumlah penerima manfaat Bansos tersebut dapat berubah. Proses penambahan dan pengurangannya melalui Musdessus (Musyawarah Desa Khusus).

"Keluarga yang memang layak menerima, tapi belum dapat bantuan diusulkan melalui Musedessus," katanya. (ADV)


Kontributor : Lutfi Hidayat
Editor : Imam Hairon
Publisher : Aulia Fasha
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar