default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Lakukan Pungli, Kepala Dispendukcapil Jember Ditetapkan Jadi Tersangka

Lakukan Pungli, Kepala Dispendukcapil Jember Ditetapkan Jadi Tersangka
Peristiwa Daerah
Polisi menunjukkan kedua tersangka kasus pungli dokumen kependudukan Jember.
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

JEMBER - Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Jember, Sri Wahyuniati alias Yuni akhirnya ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan kasus pungutan liar (Pungli) dokumen kependudukan, Jumat (2/11/2018).

Perubahan status Yuni menjadi tersangka setelah polisi melakukan pemeriksaan marathon selama 1x24 jam.

Kapolres Jember AKBP Kusworo mengungkapkan, penetapan Yuni menjadi tersangka setelah polisi melakukan pemeriksaan kepada 20 orang yang diciduk dalam Operasi Tangkap Tangan, Rabu (31/10/2018) malam.

“Dari OTT tersebut, kami melakukan pemeriksaan pada 20 orang saksi. Akhirnya kemarin sore (1/11/2018), kami menetapkan dua orang tersangka, yaitu Kepala Dispendukcapil dan orang sipil berinisial K,” kata Kapolres AKBP Kusworo Wibowo usai rilis media di halaman Polres Jember, Jumat (2/11/2018).

Dari keterangan para saksi, polisi menemukan benang merah semua keterangan para saksi.

“Kami mendapatkan rangkaian peristiwa, dimana K ini melalui kaki tangannya memungut biaya KTP sebesar Rp 100 ribu, KK Rp 200 ribu dan KIA Rp 25 ribu kepada pemohon,” sebutnya.

Sesuai prosedur, kedua tersangka akan ditahan selama 20 hari untuk menjalani pemeriksaan guna melengkapi berkas, sebelum diserahkan ke pihak kejaksaan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Tim Saber Pungli) melakukan OTT di kantor Dispendukcapil Jember, Rabu (31/10/2018) malam.

Dari hasi OTT, polisi mengamankan barang bukti uang senilai Rp 10 juta dan 20 orang digelandang ke Mapolres Jember untuk dimintai keterangan. (Rio)


Reporter : Kontributor Jember
Editor : Deni Ahmad Wijaya
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar