default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

2018, Kriminalitas di Tuban Meningkat

2018, Kriminalitas di Tuban Meningkat
Peristiwa Daerah
Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono didampingi seluruh Kasat.
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

TUBAN - Tingkat kejahatan dan aksi kriminalitas yang ditangani oleh Kepolisian Resort Tuban sepanjang tahun 2018 mengalami kenaikan. Hal tersebut diungkapkan oleh Kapolres Tuban saat konferensi pers yang digelar di Mapolres Tuban, Senin (31/12/2018).

Menurut Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono, sepanjang tahun 2018, Polres Tuban telah menangani kasus sebanyak 550. Mulai dari tindak kejahatan Curat, Curas, dan kejahatan lainya. 

Namun dari total kasus yang berhasil di ungkap tersebut, 387 kasus lainya telah berhasil diselesaikan. Sebelumnya, yakni pada tahun 2017 kasus kriminalitas yang ada di wilayah hukum Polres Tuban hanya mencapai 511 kasus.

"Dalam kurun waktu 8 bulan saya menjabat, sebanyak 550 kasus berhasil kami ungkap, dan sudah 387 kasus tersebut telah berhasil kami selesaikan," terang AKBP Nanang Haryono.

Selain itu, dari beberapa kasus tersebut, ada sembilan orang pelaku kejahatan Curas dan Curat yang ada di wilayah hukum Polres Tuban di tembak mati oleh tim Macan Ronggolawe (Marong), yakni delapan orang di tembak di wilayah Tuban, dan satu orang di Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.

"Sembilan pelaku tersebut terpaksa kami tembak mati, lantaran telah mengancam jiwa para petugas serta masyarakat," papar Kapolres.

Kapolres Tuban juga menerangkan, bahwa kasus minuman keras (Miras) dan Narkotika yang ada di Bumi Wali juga mengalami kenaikan. Hal tersebut  dibuktikan dengan terungkapnya dua kasus besar, yakni di Kecamatan Jatirogo, dan Kecamatan Semanding Tuban pada 8 Desember 2018 kemarin.

"Cita-cita kami ialah mampu menjadikan wilayah hukum Polres Tuban zero dari miras, sesuai dengan program kami," ungkap Kapolres kelahiran Bojonegoro itu.

Selain itu, tambah Nanang Haryono, karena Kabupaten Tuban dikenal dengan jalur Pantura, kasus Laka Lantas di Tuban juga mengalami kenaikan. 

Pada tahun 2017, angka kecelakaan mencapai 1200 dan korban meninggal mencapai 200 orang, sedangkan pada tahun 2018 bertambah hingga 1300, dan untuk korban meninggal menjadi 220 orang. Kemudian untuk korban luka berat menurun, sedangkan korban luka ringan bertambah.

"Kami akan melakukan segala upaya agar masyarakat di Tuban mampu tertib berlalulintas. Intinya, marilah kita menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas," pungkas Kapolres. (agil)


Kontributor : Redaksi
Editor : Abdur Rozi
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar