default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Prabowo-Sandi Siap Sampaikan Visi-Misi di Debat Pilpres

Prabowo-Sandi Siap Sampaikan Visi-Misi di Debat Pilpres
Peristiwa Nasional
Koordinator juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, (kiri) Danhil Anzar Simanjuntak, Diri Irawadi Syamsuddin, (Tengah) Priyo Budi Santoso, (kanan) Nasir Jamil saat mengadakan diskusi di BPN Prabowo-Sandi.
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

JAKARTA - Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak memastikan pasangan Capres-Cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandi siap menyampaikan visi-misi pada debat capres. 

Hal tersebut untuk menjawab tudingan yang selama ini dialamatkan kepada koalisinya. Menurutnya, pihak lawan banyak melempar gimmick dan pernyataan sensasional.

"Pak Prabowo merasa tertantang, ini lebih seru, nah ini ada kesempatan publik. Media itu melihat kompetensi dan harapan yang ditawarkan oleh calon ya," ujarnya di Jalan Kartanegara IV, Jakarta selatan, Senin (07/01/2019).

"Itulah kenapa kemudian pada teman-teman berikutnya Mas Priyo dan kawan-kawan itu menyampaikan sebaiknya memang visi misi ini disamapikan langsung oleh capres dan cawapres. Nah kemudian teman-teman TKN menolak terkait hal itu," tambahnya.

Menurutnya, penyampaian visi-misi tersebut bisa menjadi kesempatan bagi publik yang ingin mengetahui secara detail visi-misi Prabowo-Sandi. Sebab, tidak sedikit orang sangat ingin mengetahui lebih jauh tentang Prabowo-Sandi, hal ini bisa dilihat dari animo masyarakat jika keduanya datang ke daerah. 

"Jadi yang terbayang dari Pak Prabowo dan Bang Sandi, satu forum dimana ada panelis dari universitas yang punya kompetensi dan keadilan terus bisa menggali, bahkan bisa membantah, bisa mengkritik seluruh visi dan misi yang disampaikan oleh Pak Prabowo dan Bang Sandi selama 2 jam itu, itu yang terbayang," ungkapnya.

Dia menambahkan, meskipun penyampaian visi-misi tersebut bukan bersifat debat dan tidak diatur undang-undang, namun hal tersebut sebagai inisiatif Komisi Pemilihan Umum (KPU) patut diapresiasi.

Dahnil mengatakan, sebenarnya melalui penyampaian visi-misi tersebut, dapat meningkatkan kualitas demokrasi jika disampaikan secara langsung oleh kandidat capres-cawapres. Sebab masyarakat dapat mengeksplorasi secara langsung dan mendalami visi misi langsung dari capres-cawapresnya.

"Jadi menurut saya, ini justru merugikan bagi kualitas demokrasi kita, maka dari itu harus disampaikan," tutupnya. (ANS)


Reporter : Jakarta
Editor : Abdur Rozi
Publisher : Alfina Putri