default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Sempat Dirawat, Lumba-lumba yang Terdampar di Blitar Akhirnya Mati

Sempat Dirawat, Lumba-lumba yang Terdampar di Blitar Akhirnya Mati
Peristiwa Daerah
Tim gabungan saat mengidentifikasi lumba-lumba.
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

BLITAR - Seekor lumba-lumba ditemukan terdampar di Pantai Cucuk, Desa Serang, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar.

Lumba-lumba pertamakali ditemukan Sardianto anggota POKMASWAS Bina Samudera sekitar pukul 08.00 WIB, Selasa (08/01/2019).

Saat ditemukan, mamalia dengan panjang 147 cm dan berat sekitar 50 kilogram ini masih dalam kondisi hidup.

"Sekitar pukul 09.00 WIB lumba-lumba yang terdampar dikembalikan ke laut kurang lebih 100 m dari bibir pantai," kata Kepala Desa Serang, Dwi Handoko, Rabu (09/01/2019).

Namun, Lanjutnya, lumba-lumba tersebut kembali menepi lagi ke Pantai Serang tidak jauh dari lokasi pertama kali lumba-lumba tersebut ditemukan.

"Saat hendak dikembalikan ke laut, kondisi lumba-lumba tersebut sudah dalam keadaan lemas, dan tidak dimungkinkan untuk dikembalikan lepas ke laut," ungkapnya.

Mendapati lumba-lumba sudah dalam keadaan lemas, pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan BPSPL Denpasar, DPK Provinsi Jawa Timur, UPT Tambak Rejo, P2SPK, Sahabat Alam Indonesia, JAAN, Dolphin Project, dan COP guna mendapatkan bantuan penanganan.

Namun naas, Rabu (09/01/2019) sekitar pukul 01.45 WIB tim gabungan yang sebelumnya melakukan rehabilitasi kepada lumba-lumba itu mengatakan lumba-lumba yang diduga berjenis kelamin jantan itu sudah dalam keadaan mati.

"Tim sudah berupaya semaksimal mungkin. Tadi sekitar pukul 04.30 WIB, kita melakukan penguburan terhadap satwa laut cerdas itu," tutup Handoko.


Kontributor : Blitar
Editor : Nanang Habibi
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar