default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

BPN Prabowo-Sandi Nilai Pembangunan Ekonomi Era Jokowi Berbau Politis

BPN Prabowo-Sandi Nilai Pembangunan Ekonomi Era Jokowi Berbau Politis
Politik
Suasana diskusi Rabu Biru 'Menuju Ekonomi Indonesia yang Adil dan Makmur' di Prabowo-Sandi Media Center, Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Rabu (10/01/2019).
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

JAKARTA - Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sudirman Said menilai model pembangunan ekonomi rezim Jokowi terkesan dilakukan demi kepentingan politis. Menurutnya, di era ini pembangunan ekonomi dilakukan tanpa perencanaan yang matang.

Sudirman menyebutkan pembangunan proyek jalan tol Trans Jawa dan kereta api cepat Jakarta-Bandung sebagai salah satu model pembangunan ekonomi yang dilakukan dengan pendekatan pragmatis.

"Terlalu jelas, terlalu kelihatan bahwa seolah-olah agenda pembangunan ekonomi itu diakitkan dengan agenda pemilu," kata Sudirman dalam diskusi Rabu Biru 'Menuju Ekonomi Indonesia yang Adil dan Makmur' di Prabowo-Sandi Media Center, Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Rabu (10/01/2019).

"Supaya bisa menjadi upacara peresmian, maka dipaksa selesai lebih cepat, dipaksakan pembangunan yang belum tentu sesuai dengan kebutuhan,"  tambahnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan fundamental ekonomi suatu negara dibangun dalam jangka waktu yang panjang. Karenanya, butuh kajian ilmiah terhadap kondisi, potensi, masalah dan isu-isu strategis yang dihadapi Indonesia dalam jangka waktu ke depan.

Menurutnya, pembangunan ekonomi di era Jokowi juga meminggirkan pendekatan teknokratik.

"Industrialisasi itu tidak mungkin dikelola secara short term, berganti-ganti pemimpin itu tidak mungkin. Saya bayangkan bila membangun food security atau kedaulatan panang kemudain energi dan manufaktur tidak dikembalikan kepada teknokrat tadi, maka kita akan terus berjalan ditempat dan akhirnya bermain pada gimmick-gimmick dan bukan fundamental ekonomi," kata Sudirman.

Karenanya, Sudirman mengharapkan jika Prabowo-Sandi memimpin Indonesia periode 2019-2024 nanti maka akan fokus mengembalikan model pembangunan ekonomi dengan pendekatan strategis dan teknokratik.

Sebab, dia menegaskan bahwa dengan model tersebut politisasi yang berlebihan terhadap agenda ekonomi negara diharapkan bisa berkurang.

"Pesan dari ekonomi Prabowo-Sandi adalah menumbuhkan lapangan kerja sebanyak-banyaknya dan yang kedua bagi masyarakat di kalanga bawah yang penting adalah harga stabil. Prabowo-Sandi akan fokus pada dua hal itu," tutupnya. (ANS)


Kontributor : Anas
Editor : Nanang Habibi
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar