default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Tunjangan Pensiun Terhenti, 2 Tahun Nenek di Situbondo Ini Terkatung-katung

Tunjangan Pensiun Terhenti, 2 Tahun Nenek di Situbondo Ini Terkatung-katung
Peristiwa Daerah
Bu Min (berkacamata) didampingi pemilik tanah tempat ia bernaung di rumah bilik bambu.
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

SITUBONDO - Nenek Sulastri, warga  DusunTimur, RT 1 RW 5, Desa Awar-awar, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo hidupnya terkatung hampir dua tahun terakhir, pasca suaminya yang pensiunan PNS TNI-AD meninggal dunia pada 24 Maret 2017 silam.

"Bulan 4 tahun 2017 saya sudah tidak mendapat  uang pensiunan suami. Jadi saya pinjam-pinjam ke tetangga," ujarnya saat didatangi suaraindonesia.co.id, Kamis (10/01/2019).

Nenek yang akrab disapa dengan Bu Min ini praktis makan dari tetangganya, karena kedua anak angkatnya juga jauh lantaran ikut suaminya.

Yang menjadi tanda tanya, sejak suaminya, Ponimin (83) meninggal dunia, uang pensiunnya yang terhenti via Bank Tabungan Pensiunan Negara (BTPN) tak kunjung terselesaikan urusannya.

"Saya bolak-balik dengan bu RT di sini, tapi SK pensiun suami saya masih belum keluar kata yang di bank," ucap nenek kelahiran Malang tahun 1944 itu.

Sementara menurut Mahfud Junaedi (42), Ketua RT setempat, dirinya mendapat informasi bahwa SK almarhum Ponimin ada di BTPN.

"Ada di BTPN kata Pak Mardi. Lalu kata Pak Isro' ada di Pak Mardi," terang Mahfud dengan raut bingung.

Sementara Isro' dari BTPN saat dikonfirmasi via selulernya membantah jika berkas yang dimaksud ada di bank.

"Karena sudah ditemukan semua, maka dilanjutkan tadi pengurusannya. Ternyata berkas-berkas aslinya ada di orangnya. Saya cuma melengkapi blangkonya tadi. Sudah dibawa lagi sama yang mengurus, lupa tadi siapa. Ada dari Kodim," kata Isro' panjang lebar. (Irwan Rakhday)


Kontributor : Irwan Rakhday
Editor : Abdur Rozi
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar