default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Usai Dilantik, Ini Komitmen Preseden IKMPB Bondowoso

Usai Dilantik, Ini Komitmen Preseden IKMPB Bondowoso
Suara Kampus
Presiden IKMPB dan Mentri-mentrinya Saat mengikuti prosesi pelantikan.
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

BONDOWOSO - Setelah digelar prosesi pelantikan, Presiden Ikatan Keluarga Mahasiswa Pergerakan Bondowoso (IKMPB) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember berencana untuk meningkatkan profesionalisme kader.

"Prospek kedepan itu kami ingin meningkatkan profesionalisme keder IKMPB," ungkap Ahamad Rivaldi Bustomi, Presiden IKMPB IAIN Jember Pereode 2018/2019 kepada suaraIndonesia.co.id, usai dilintik di Aula Pendopa Bupati Bondowoso, Sabtu (12/1/2019).

Rivaldi menjelaskan, saat ini keadaan kader IKMPB perlu dibina, sebab semangat kader dalam berorganosasi sudah mulai menurun, sehingga perlu untuk di tekankan kembali oleh kepengurusan yang baru dilantik ini agar meningkatkan proses kaderisasi, utamanya seperti angkatan 2017 yang perlu digembleng agar siap menjadi pengurus untuk pereode berikutnya

Sementara, lanjutnya, untuk angkatan 2018, kami berencana akan gembleng dalam mempersiapkan mereka menjadi kepanitiaan untuk kegiatan-kegiatan organisasi kedepan.

"Kami juga berencana meningkatkan kinerja kementrian organisasi yang nantinya akan menitik tekankan kepada proses pengkaderan," paparnya.

Katanya, jika kader sudah mampu mengikuti tahapan-tahapan proses kaderisasi, maka seperti apa yang disampaikan oleh Sekertaris Daerah (Sekda) Bondowoso sehingga semua yang direncanakan berupa program kerja organisasi akan tercapai

Rivaldi menyapaikan, dalam waktu dekat pengurus akan melaksanakan serap aspirasi kader kepada semua angkatan untuk dijadikan dasar dalam melaksanakan program kerja kepengurusannya.

"Tantangan yang mendesak bagi kepengurusannya saat ini adalah menghadapi problem sikap malas kader yang paling nampak karena pengaruh media sosial," terangnya

Dalam menghadapi problem kader, Rivaldi berencana melalui Menteri Kaderisasi dan Menteri Pemberdayaan Perempuan akan mengadakan perkumpulan internal kader setiap minggu untuk diberikan mutivasi dan bimbingian sesuai tujuan dan cita-cita oraganisasi IKMPB.

Sementara Agung Trihandono, Sekertaris daerah (Sekda) Bondowoso, dalam sambutannya mewakili Bupati Bondowoso menyampaikan, menjadi kader didalam sebuah organisasi itu tidak mudah, karena menjadi kader harus mempunyai jiwa muda dan memiliki potensi diri.

“Syarat menjadi kader itu harus muda dan mempunyai keunggulan tersendiri dan memiliki sesuatu yang orang lain tidak punya dan tentunya harus bermanfaat untuk orang lain khususnya untuk Bondowoso," ujarnya.

Menurut Agung, kader itu harus mampu bergerak digarda terdepan dan bergerak secara cepat, sehingga dituntut memiliki spirit berjiwa muda.

Selain itu, Agung menyampaikan, kader itu harus memiliki Branding yang berupa ke unggulan khusus sehingga menjadi pembeda dengan orang lain.


Kontributor : Bahrullah
Editor : Nanang Habibi
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar