default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Dipanggil KPK sebagai Saksi Kasus Proyek Meikarta, Tjahjo Kumolo: Itu Tugas Saya sebagai Mendagri

Dipanggil KPK sebagai Saksi Kasus Proyek Meikarta, Tjahjo Kumolo: Itu Tugas Saya sebagai Mendagri
Peristiwa Nasional
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo saat menghadiri panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi atas kasus proyek Meikarta, Jakarta, Jumat (25/01/2019)
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo menyebut arahannya pada Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hasanah Yasin soal kasus proyek Meikarta memang sudah menjadi tugasnya.

Namun, Tjahjo menitikberatkan arahannya pada Neneng agar perizinan Meikarta diproses sesuai aturan.

"Ya, itu tugas saya sebagai Mendagri. Investasi kecil pun pasti ada masalah," Kata Tjahjo di KPK, Jakarta Pusat,  Jumat (25/01/2019).

Lebih lanjut, Tjahjo menjelaskan arahannya itu disampaikan ke Neneng melalui sambungan telepon selepas rapat mengenai perizinan Meikarta dengan Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Sumarsono.

Saat itu, Sumarsono mengkonfirmasi kepada Tjahjo mengenai hasil rapat, hasilnya berdasarkan rekomendasi Gubernur Jawa Barat yang saat itu dijabat oleh Ahmad Heryawan (Aher). Akhirnya Pemkab Bekasi memutuskan perizinan Meikarta diterbitkan. Kemudian, Tjahjo meminta Sumarsono memberikan telepon selulernya pada Neneng.

"Mana Bu Bupati? Saya mau bicara. Saya bicara saja, 'Ya sudah, kalau sudah beres semua segera bisa diproses sesuai aturan'. Itu saja," jelasnya.

Tjahjo mengatakan arahannya hanya sampai di situ saja, tidak sampai ikut campur mengenai rekomendasi dari Ahmad Heryawan. Dia juga mengaku tidak pernah bertemu Neneng.

Sebelumnya, persoalan mengenai Tjahjo  mencuat saat Bupati Neneng menjadi saksi dalam persidangan perkara itu di Pengadilan Tipikor Bandung pada Senin, 14 Januari lalu. Pada sidang itu, Neneng mengaku mendapat telepon dari Tjahjo yang meminta bantuannya untuk perizinan Proyek Meikarta. (ANS)


Kontributor : Jakarta
Editor : Chandra Kirana
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar