default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Diduga Makar, Kantor KNPB dan PRD di Fakfak Ditertibkan Kodim

Diduga Makar, Kantor KNPB dan PRD di Fakfak Ditertibkan Kodim
Peristiwa Daerah
Sejumlah barang yang berhasil diamankan petugas
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

FAKFAK - Diduga melakukan tindakan makar, papan nama dan sejumlah atribut Komite Nasional Papua Barat (KNPB) dan Parlemen Rakyat Daerah (PRD) yang ada di Kampung Kanantare di bongkar paksa anggota Kodim 1803 Fakfak.

Penertiban itu dipimpin pimpinan Danramil 01 kota, Kapten Inf. Safuan Patiran beserta Sub Den POM-AD Fakfak, Jumat (25/01/2019) sekitar pukul 16:50 WIT.

Letkol Inf. Yatiman saat ditemui suaraindonesia.co.id di rumahnya, mengatakan pihaknya melakukan tindakan keras lantaran sebelumnya ia sudah berkomunikasi agar atribut dan kegiatan-kegiataan di kantor itu dihentikan.

"Selama tiga hari ini kita masih melihat masih ada gerakan-gerakan atau kumpul-kumpul kadang membuat dokumen yang di sebarkan melalui media sosial itukan pengaruhnya berbahaya", ujarnya.

Dijelaskannya alasan pihaknya menertibkan kantor tersebut karena aktivitas yang ada di kantor itu melanggar undang-undang.

"Ketika di lihat oleh dunia luar atau dunia internasional nantinya di kira aparat di sini kenapa melakukan pembiaran, aktivitas itu jelas sudah melanggar undang-undang yang ada, dan kegiatan itu sudah mengarah ke separatisme, sehingga kalau diberikan ruang maka akan mengarah ke makar," jelasnya.

"Intinya tindakan keras kita sebagai aparat tidak memberikan ruang kepada mereka agar tidak memberikan pengaruh-pengaruh atau doktrin kepada anak-anak muda dan masyarakat setempat di kampung itu yang tidak tau apa-apa sehingga di bohongi agar dapat bergabung bersama mereka, hal itu yang tidak kami inginkan," lanjutnya.

Dari hasil pengerebekan petugas berhasil mengamankan, papan nama kantor sekretariat, tiang bendera dan beberapa atribut KNPB dan PRD fakfak. Selain itu berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah pengurus dan simpatisan KNPB berhasil melarikan diri ke dalam hutan.(Imran Alwi)


Kontributor : Papua
Editor : Nanang Habibi
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar