default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Begini Bentuk Kegiatan Komunitas Bravo di Bojonegoro

Begini Bentuk Kegiatan Komunitas Bravo di Bojonegoro
Suara Pembaca
BRAVO (Borderless Aid Volunteer)
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

BOJONEGORO, - BRAVO (Borderless Aid Volunteer) telah memperluas misinya ke Dusun Bunten dan Kedunglele, Desa Tondomulo, Kabupaten Kedung Adem, Bojonegoro, Indonesia selama sesi ini.

Misi sukarela ini, terdiri dari mahasiswa Universitas Malaya yang berkolaborasi dengan LSM lokal Gemeinscahft Tuban,Sampang Young Inspiration, Aksi Cepat Tanggap, Gerakan Anak yang Baik, Masyarakat Relawan Indonesia, Semen Indonesia Jeep Community, Jaran Blakra'an Tuban dan Komunitas Jeep Bojonegoro.

Direktur Bravo, Khairul Asyraf Zukhairy, 23, mengatakan misi kemanusiaan BRAVO diorganisasikan untuk menanggapi seruan PBB untuk pengenalan tujuan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG).

Meskipun perjalanan ke Desa Bunten membutuhkan minimal 2 jam berjalan kaki, dengan semangat kesukarelawanan, pasukan ini tetap berjaya mengarunginya.

Di antara project yang dijalankan adalah Water Hope Care Project. Project ini bertujuan untuk menemukan mata air baru bagi penduduk desa untuk mengatasi masalah kurangnya air yang bersih dan bebas kapur. Proyek besar ini melibatkan tenaga dari para ahli geofisika dari Universitas Malaya dan Universiti Sains Malaysia.

Selain itu, ibadah aqiqah beramai ramai dengan penduduk desa pun dilakukan. Sebanyak 100 kambing didapat dari sumbangan EZQurban Malaysia dan daging tersebut mereka bagikan kepada seluruhpenduduk desa.

Masyarakat setempat juga menerima pengajaran agama dengan adanya kelas mengaji dengan menggunakan metode ketukan Al-Baghdadi. Yayasan Al-Baghdadi juga telah menyumbangkan modul pembelajaran untuk referensi di masa mendatang kepada penduduk desa untuk belajar metode mengaji ini.

Dalam misi ini juga diselenggarakan pengajaran tentang pengurusan jenazah yang disampaikan oleh Skuad Pengurusan Jenazah Malaysia (SPJM) yang diketuai oleh Ustadz Muhammad Rafieudin Zainal Abidin yang terjun langsung untuk memberikan pengajaran tentang pengurusan jenazah kepada masyarakat Islam setempat.

Layanan pengajaran fardhu kifayah yang dilengkapi dengan peralatan pemakaman yang disumbangkan oleh SPJM diharapkan dapat membantu penduduk dalam pengurusan jenazah di dusun tersebut.

Hubungan internasional diharapkan dapat ditingkatkan melalui BRAVO Project ini dengan adanya kolaborasi antara relawan dari Indonesia dan Malaysia. Kerjasama ini diharapkan terus berlanjut sehingga keharmonisan internasional dapat berlanjut.


Kontributor : Suara Pembaca
Editor : Imam Hairon
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar