default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Diduga Ada Kecurangan, Gerindra Tetap Ingin Ada Pansus Pemilu

Diduga Ada Kecurangan, Gerindra Tetap Ingin Ada Pansus Pemilu
Politik
Ketua DPP Partai Gerindra, Andre Rosiade
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

JAKARTA - Ketua DPP Partai Gerindra Andre Rosiade tetap menginginkan agar diadakan panitia khusus (Pansus) Pemilu 2019. 

Hal tersebut disampaikan berdasarkan adanya dugaan kecurangan dalam pesta demokrasi lima tahunan tersebut. 

"Kita dari awal sudah mendorong (pansus). Sebenarnya ada dua hal yang bisa dilakukan, pertama tim pencari fakta yang didorong dari Presiden melalui Keppres. Atau Pansus melalui DPR RI," ujar Andre saat dihubungi, di Jakarta, Selasa (14/5/2019).

Namun, Andre melanjutkan, Pemerintah seolah tak merespon saran tersebut. 

"Dan partai-partai pendukung pemerintah juga demikian (tak mendukung). Saya juga bingung, kalau gak curang kenapa harus takut sih sama Pansus," tegas Andre.

Bahkan menurut Andre, Pansus ini sudah digulirkan dan didorong jauh-jauh hari oleh Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon. 

Sementara itu Cawapres Sandiaga Uno menyatakan, pembentukan Pansus Pemilu 2019 juga untuk mengevaluasi Pemilu Serentak yang telah merenggut 500 korban jiwa lebih.

Menurut Sandiaga, dana Rp 25 triliun yang sudah dikeluarkan oleh Pemerintah harus menghasilkan pemilu yang berkualitas.

"Saya mendukung itu menjadi bahan evaluasi ke depan. Ada ahli-ahli kesehatan tentunya masyarakat tahu dan diyakinkan bahwa ini tentunya kematian ini penyebabnya apa," kata Sandiaga di Jakarta, Senin (13/5/2019) kemarin.

Sandiaga mengaku akan terus mengawal Pemilu sampai 22 Mei mendatang. Sebab, banyak kejanggalan yang terjadi pada Pemilu Serentak, 17 April lalu. "Kita fokus dulu," ucapnya.


Kontributor : E. Sofyan
Editor : Imam Hairon
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar