default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Gas Subsidi 3 Kg Di Aceh Selatan Diduga Dijual Diatas Het. Ini Penjelasan Pihak Terkait.

Gas Subsidi 3 Kg Di Aceh Selatan Diduga Dijual Diatas Het. Ini Penjelasan Pihak Terkait.
Peristiwa Nasional
Pujianto, Kabag Ekonomi Pemkab Aceh Selatan.
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

TAPAKTUAN- Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan, akan meminta Pertamina untuk penambahan kuota gas subsidi Elpiji 3 Kilogram. Khususnya pada bulan ramadhan. Karena, beberapa  kecamatan mengalami kelangkaan gas tersebut.

Hal itu disampaikan Pujianto, Kabag Ekonomi Pemkab Aceh Selatan, Rabu (15/5). Langkanya gas subsidi elpiji 3 kilo di kabupaten ini jelang bulan suci ramadhan 1440 Hijriah, disebabkan kebutuhan masyarkat yang meningkat, ucapnya.

"Kita turun di Bakongan tadi pagi, gas subsidi elpiji 3 kg langka, disebabkan kebutuhan masyarakat yang meningkat pada bulan ramadhan ini, kata Puji. Beda seperti hari bisanya, untuk hal tersebut, khusus pada bulan ramadhan kita sudah minta tambah kuota gas."

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan, sudah menghimbau kepada penjual gas LPG 3 kg untuk di bulan ramadhan, tidak membongkar muat lpg itu menjelang azan maghrib, hal ini dilakukan untuk kenyamanan di bulan ramadhan, jelas  Pujianto, Kabag Ekonomi pemkab.

"Makanya selama ini, kata dia, ada warga tengah malah masih antri di pangkalan. Karena pangkalan boleh menjual gas elpiji 3 kilo itu, setelah shalat tarawih, pukul 22.00 Wib."

Sebelumnya, Anggota Komisi B, DPRK Kabupaten Aceh Selatan, Tengku Adi Zulmawar, kepada pemerintah kabupaten setempat, dia meminta untuk segera  mencari solusi mengatasi kelangkaan gas subsidi 3 kilogram di kabupaten ini, katanya.

"Kelangkaan gas elpiji 3 kg bersubsidi yang terjadi di Aceh Selatan ini, disebabkan salahnya sistem penyaluran dari pangkalan ke masyarakat."

Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan, dalam hal ini dinas terkait, dan Bagian Ekonomi Setdakab kabupaten, tegas Tgk Adi, harus segera mengevakuasi sistem penyaluran di tingkat pangkalan.

Anggota Komisi B, DPRK Aceh Selatan itu juga mengatakan, distribusi gas elpiji 3 kg dari Pertamina ke pangkalan, sejauh ini lancar. Namun begitu masuk langsung habis, bebernya kepada wartawan.

"Justru banyak didapati di kios-kios pengecer dengan harga diatas HET. Gas elpiji subsidi 3 kg yang dijual di pangkalan dengan harga 25 ribu. Jika dibeli  di kios-kios pengecer, harganya mencapai 35 ribu, hingga 40 ribu, bahkan ada yang menjual di harga 50 ribu," terang Anggota Komisi B, Tgk. Adi Zulmawar.


Kontributor : Aceh
Editor : Jefri Hadi
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar