default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Beredar di Youtube, Belasan Video Penolakan Aksi People Power Oleh Masyarakat Kutim

Beredar di Youtube, Belasan Video Penolakan Aksi People Power Oleh Masyarakat Kutim
Peristiwa Daerah
Salah satu tokoh masyarakat bersama pemuda Kutim dalam video penolakan aksi people power
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

 

KUTAI TIMUR - Dalam 16 video yang beredar di youtube, dimana perwakilan tokoh pemuda, tokoh agama, dan juga ormas di Kutim secara serentak menyepakati penolakan terkait isu rencana aksi people power yang didengungkan di berbagai media sosial akan digelar di Gedung Bawaslu dan KPU Jakarta pada 22 Mei 2019 mendatang.

Karena menurut mereka isu tersebut selain dapat menimbulkan situasi yang tidak nyaman di tengah masyarakat, juga dimungkinkan menimbulkan kekacauan dalam berbangsa dan bernegara.

Seperti dalam 9 video youtube yang diunggah oleh akun atas nama rodi setiawan dimana dalam setiap video berdurasi sekitar 40 - 80 detik tersebut semua elemen masyarakat mulai tokoh adat, agama sampai  tokoh pemuda seperti Ketua GP Ansor Kabupaten Kutim Zainul Arifin, menghimbau secara langsung semua masyarakat untuk tidak terpancing dan terpengaruh akan adanya isu people power.

"Saya menghimbau semua lapisan masyarakat Kutim tidak terpengaruh dan mengikuti isu people power yang diadakan di jakarta, karena hal tersebut dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa," ucapnya.

Dalam video berdurasi 1menit 13 detik tersebut Zainul juga meminta agar para elite politik agar dalam menyelesaikan masalah pemilu sesuai ketentuan yang telah ditetapkan, dirinya juga menghimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga persatuan, kesatuan dan keutuhan bangsa.

3 akun youtube lainnya atas nama Fajar Nizar, Bams Eko, dan Jujuk Sasmito Hadi juga meng upload total 7 video statement yang senada dari berbagai ormas, tokoh masyarakat dan juga perangkat desa terkait penolakan terkait isu people power.

Bahkan dalam video berdurasi 33 detik, Ketua DPC Gepak Kabupaten Kutim, Asni juga secara tegas menuturkan penolakan organisasi masyarakat yang dipimpinnya tersebut terkait isu pelaksanaan people power.

"Pemilu 2019 telah berjalan dengan baik, kami mengajak semua pihak untuk menolak aksi people power dan turun ke jalan," tukasnya.

Untuk diketahui istilah people power atau  kekuatan rakyat adalah istilah politik yang menunjukkan kekuatan pendorong populis dari setiap gerakan sosial yang menyerukan otoritas opini akar rumput dan kemauan keras, biasanya berlawanan dengan kekuatan korporasi atau politik yang diorganisir secara konvensional.


Kontributor : Eki Nugraha
Editor : Nanang Habibi
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar