default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Kawat Berduri Bentengi PT IMM Dari Aksi Damai Warga Korban Banjir

Kawat Berduri Bentengi PT IMM Dari Aksi Damai Warga Korban Banjir
Peristiwa Daerah
Bentuk Protes,Salah satu peserta aksi damai di PT.IMM meminta perusahaan tambang tidak membuang limbah ke Sungai Santan
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

KUTAI TIMUR - Warga Kota Bontang yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Peduli Banjir (GMPB) Bontang bersama warga Desa Santan Kabupaten Kutai Kartanegara menggelar aksi damai di area Pertambangan PT Indominco Mandiri (PT IMM).

Aksi ini digelar untuk meminta pertanggungjawaban dari PT.IMM atas bencana banjir yang menimpa warga Bontang dan Kukar belum lama ini, yang diduga berasal dari limpahan air dari tambang PT.IMM.

Namun ungkapan serta penyuaraan aspirasi GMPB mewakili masyarakat yang terkena imbas dari banjir tersebut terhalang oleh pagar kawat berduri yang didirikan serta dijaga puluhan security tambang serta pihak kepolisian yang mengamankan jalannya aksi damai di pintu masuk di area pos segendis PT. IMM.

Dalam orasinya, Koordinator aksi GMPB Muhammad Sahib, menuturkan rasa kekecewaannya terkait hal tersebut, karena dari surat yang dilayangkan ke Polres Bontang tertulis jelas aksi diadakan di Jalan Hauling. Akan tetapi aksi mereka dihalangi masuk di area pos segendis PT IMM, Sabtu (15/06/2019). 

"Tidak ada yang akan mendengar aspirasi kami jika kami menyuarakan di luar pagar seperti ini, Kami minta tolong pagar ini di buka," ucapnya.

Orasi keras dan senada juga diutarakan oleh Ketua PHM Bontang Kartolo Rimba, dengan tegas dirinya mengingatkan pihak management PT.IMM untuk segera membuka pagar lapis kawat berduri yang menutup jalan para pendemo dalam kurun waktu 30 menit.

Jika hal tersebut diabaikan oleh pihak management,dirinya menuturkan bahwa para peserta aksi akan mencari jalan alternatif untuk masuk dan menyuarakan aspirasinya.

"30 menit kami berikan waktu, kalau kami akan mencari jalan lain yang tidak ada pagar dan penjaganya," ujarnya.

Untuk diketahui, dalam aksi damai yang berlangsung mulai pukul 10:30 Wita ini diikuti sekitar 100 orang masyarakat dari berbagai desa baik dari Bontang maupun Kabupaten Kukar yang terdampak banjir.


Kontributor : Eki Nugraha
Editor : Nanang Habibi
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar