default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Fahri Hamzah Sebut Garbi Akan Jadi Parpol

Fahri Hamzah Sebut Garbi Akan Jadi Parpol
Peristiwa Nasional
Deklarator Ormas Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi) Fahri Hamzah
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

JAKARTA - Deklarator Ormas Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi) Fahri Hamzah mengatakan, bahwa organisasi besutannya itu akan bertransformasi menjadi partai politik (parpol). 

Status Garbi akan berubah secara resmi dari Ormas menjadi partai politik tinggal menunggu waktu saja.

"Sehingga tinggal menunggu waktu kapan kita melakukan fomalisasi pembentukan partai politik," kata Fahri kepada wartawan, di Jakarta, Kamis (11/7/2019).

Wakil Ketua DPR RI itu juga mengatakan bahwa perubahan status Garbi dari Ormas menjadi parpol dilakukan atas permintaan anggota dan kader Garbi. Hampir setahun, Garbi keliling daerah di seluruh Indonesia untuk menampung aspirasi dari para anggota.

"Ya memang setelah lebih dari setahun keseluruh indonesia kami mendapatkan aspirasi yang kuat dari temen-teman ada gerakan pemikiran yang telah dimulai oleh Garbi di seluruh indonesia, itu bisa kita teruskan menjadi sebuah gerakan politik berbentuk sebuah partai politik yang memecah kebekuan yang sekarang muncul di tengah-tengah masyarakat kita dan akhirnya disepakatilah dalam pembicaraan-pembicaraan belum kita formalkan," papar dia.

Menurut Fahri, Garbi nantinya akan menjadi partai yang akan menumbuhkan optimisme dan inovasi anak bangsa mengenai kebesaran Indonesia.

"Jadi kami ingin memulai sebenarnya dengan satu pendekatan yang memiliki implikasi yang menumbuhkan optimisme dan imajinasi tentang kebesaran indonesia. Dengan segala potensi yang kita miliki baik alam, manusia, dan sejarahnya," ucapnya.

Lebih jauh, menurut Fahri parpolnya tersebut tidak akan terjebak pada pengelompokan ideologis, mulai dari nasionalis, religius, dan lain lain.

Partainya ingin dikelompokan secara metodologi yakni tentang bagaimana cara menghadapi persoalan bangsa.

"Saya kira itu jauh lebih produktif dari pada kita memaku dan mengekang dalam kategori ideologis yang tidak produktif," tukas dia.


Kontributor : E. Sofyan
Editor : Imam Hairon
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar