default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Mengenai Harga Sawit, ini Kata Gubernur

Mengenai Harga Sawit, ini Kata Gubernur
Ekonomi
Gubernur Bengkulu didampingi Bupati dan wakil Bupati Mukomuko
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

MUKOMUKO- Selesai meninjau stand-stand dari 10 kabupaten kota se-Provinsi Bengkulu yang ikut serta dalam kegiatan pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Ke-16 dan Hari Kesatuan Gerak PKK ( HKG PKK)  Ke-47 tingkat Provinsi Bengkulu, yang di pusatkan di Desa Rami Mulya Kecamatan Air Rami Kabupaten Mukomuko pada Kamis 11/7/2019.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, yang didampingi Bupati Mukomuko Choirul Huda, dan Wakil Bupati Mukomuko Haidir, melakukan jumpa Pers. 

Dalam keterangan jumpa Pers,Gubernur menyatakan akan memberikan solusi untuk meningkatkan harga jual tandan buah segar (TBS) kelapa sawit masyarakat setempat.

“Harga sawit itu nasional, semua menjadi masalah, sekarang jadi penurunan luar biasa. Kita kasih solusi atas nama Bengkulu,” kata Gubernur.

Lebih lanjut dikatakanya, “Gubernur punya dua kebijakan, yang pertama kita tahun 2021 mendatang target saya semua ekspor CPO di daerah ini melalui pelabuhan Pulau Baai, selama ini ekspor CPO dari daerah ini melalui Belawan dan Teluk Bayur, ini yang membuat CPO kita rendah dibadingkan daerah lain yang berimbas kepada harga TBS,” ujarnya.

Maka tahun sebelumnya pemerintah provinsi setempat telah meningkatkan meningkatkan kapasitas pelabuhan.Terminal di Pulau Baai dengan kapasitas 5 juta ton per tahun.

“Nanti kita minta semua CPO dari daerah ini tidak boleh ekpsor melalui pelabuhan lain, sehingga harga akan naik,” ujarnya.

Kemudian yang kedua, pendirian pabrik industrri pengolahan di Bengkulu. di Kabupaten Seluma didirikan pabrik minyak goreng terbesar dan sekarang ini sudah konstruksi target kita 2020 sudah bisa beroperasi.

Menurutnya, semua ini merupakan penyelesaian fundamental, nanti pinalti ekspor di Belawan dan Teluk Bayur tidak lagi semuanya, agar CPO dari daerah ini diolah disini sebagian.

Lalu rintisan yang ketiga saat rapat dengan sejumlah gubernur di sumatera. Pihaknya ingin komoditis unggulan di sumatera dikumpulkan jadi satu sehingga sumatera punya kekuatan dengan sistem pasar modal salah satunya sawit.

“Saya katakana ayo diinisasi bikin industri B20 bahan bakar minyak solar ini yang masih direncanaklan,” ujarnya.

Menurutnya, itu baru baru penyelesaian, kalau dinaikkan harga, daerah ini tidak akan bisa, jangankan bupati, presiden juga tidak bisa mengendalikan harga sawit, tetapi kalau dua solusi yang kita kerjakan tahun 2020 pasti ada perubahan," papar Gubernur. (Robianto)


Kontributor : Mukomuko
Editor : Robianto
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar