default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Airlangga Sebut Koalisi Jokowi-Ma'ruf Terbuka Sambut Parpol Oposisi di Parlemen

Airlangga Sebut Koalisi Jokowi-Ma'ruf Terbuka Sambut Parpol Oposisi di Parlemen
Peristiwa Nasional
Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

JAKARTA - Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto menyebut bahwa Koalisi Indonesia Kerja besutan Presiden dan Wapres terpilih Jokowi-Ma'ruf terbuka untuk menerima partai politik (parpol) oposisi di Parlemen.

“Ya di kita (Indonesia) kan oposisi di Parlemen itu sesuatu yang mulia juga, seperti yang diharapkan oleh Pak Jokowi dan di Parlemen juga sudah ada mekanisme pengambilan keputusan dan di Parlemen jelas musyawarah dan mufakat," ujar Airlangga menanggapi pidato Jokowi soal oposisi yang mulia di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Senin (15/7/2019).

"Yang kedua ada mekanisme voting. Jadi harapannya dead lock (kebuntuan) tidak terjadi. Jadi dengan mekanisme yang ada saya rasa bagus untuk check and balance (kontrol dan penyeimbang),” imbuh dia.

Airlangga juga memaparkan, jumlah keseluruhan parpol yang masuk DPR RI adalah 9 dan yang masuk koalisi pemerintah sudah ada 5 parpol atau 60 persen kekuatan parlemen. 

Sisanya bisa ikut menjadi pendukung pemerintah atau memegang peranan sebagai penyeimbang karena sistem presidensial tidak mengenal istilah oposisi.

Meskipun berada di luar pemerintahan, lanjut dia, pengalaman selama ini tidak ada parpol yang benar-benar anti terhadap pemerintah sehingga mereka masih rasional dalam menerima atau menolak program-program pemerintah.

“(Soal kerja sama) Nanti kita lihat tergantung, kalau di kabinet eksekutif kan tergantung Presiden, kalau di Parlemen ya tergantung pada masing-masing baik di komisi atau di paripurna,” ujar Airlangga.


Kontributor : E. Sofyan
Editor : Nanang Habibi
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar