default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Menteri BUMN Proyeksikan PT. INKA Banyuwangi Jadi Industri Kereta Terbesar ASEAN

Menteri BUMN Proyeksikan PT. INKA Banyuwangi Jadi Industri Kereta Terbesar ASEAN
Ekonomi
Foto : Menteri BUMN RI Rini Soemarno saat Meninjau Lahan PT. INKA Banyuwangi
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

BANYUWANGI - Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia Rini Soemarno memproyeksikan pabrik PT. Industri Kereta Api (INKA) 2 di Banyuwangi sebagai pabrik kereta terbesar di Asean. Diharapkan dengan adanya pabrik PT. INKA 2 ini, Indonesia bisa mensuplai permintaan kereta di Kawasan Asean, Asia Timur hingga Afrika.

"Kita sudah punya pabrik pertama di Madiun, dan ini sedang dibangun pabrik yang lebih besar karena memang pabrik pertama sudah sempit. Kita sengaja pilih di Banyuwangi, karena lahan mencukupi 83 hektar, dekat dengan jalur rel kereta," terang Rini saat meninjau lahan pembangunan pabrik PT. INKA 2 Rabu (17/07/2019).

Menurut Rini, sudah ada 2 perusahaan luar negeri produksi kereta yang siap bekerjasama denagn PT. INKA 2 di Banyuwangi. Pertama, Progress Rail perusahaan asal Amerika untuk membangun lokomotif diesel. "Kita juga sudah bekerjasama dengan Stadler Rail asal swiss untuk memproduksi kereta listrik," jelasnya.

Rini memeiliki ekspektasi besar terhadap PT. INKA 2 Banyuwangi. Perusahaan BUMN yang fokus pada sektor produksi kereta ini diharapkan menjadi produsen terbesar di ASEAN. 

"Pabrik PT. INKA 2 ini akan menjadi yang terbesar di ASEAN, sehingga kita harapkan akan banyak ekspor kereta dari pabrik ini," imbuhnya.

Sejauh ini, lanjut Rini, PT. INKA sudah menjalin kerjasama dengan sejumlah negara di Kawasan ASEAN, Asia Timur hingga Afrika. "Terbaru, kita sudah tawarkan ke Laos, Filiphina dan Madagaskar," katanya.

Untuk itulah, pembangunan pabirk PT. INKA 2 Banyuwangi rampung pada Tahun 2020 mendatang, sehingga bisa segera beroperasi untuk memenuhi permintaan kereta dari negara luar. "Kita harapkan Agustus Tahun depan PT. INKA 2 sudah bisa beroperasi," pungkasnya.


Kontributor : Rozik Fanani
Editor : Nanang Slamet
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar