default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Soal Penambahan Kursi Pimpinan MPR, Begini Kata Politisi Golkar

Soal Penambahan Kursi Pimpinan MPR, Begini Kata Politisi Golkar
Peristiwa Nasional
Politisi Partai Golkar Bobby A Rizaldi
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

JAKARTA - Politisi Partai Golkar Bobby A Rizaldi tidak setuju dengan usulan penambahan kursi pimpinan MPR. Ia tetap menginginkan posisi saat ini sesuai UU MD3 no 2/2018, yaitu 1 Ketua dan 4 pimpinan.

"Wacana penambahan menjadi sembilan tidak ada kepentingannya untuk rakyat dan keterkaitan nya dengan efektivitas kerja. Justru esensi dari perubahan UU MD3 tersebut merampingkan formasi pimpinan agar lebih efektif dan efisien," kata Bobby kepada wartawan, Selasa (13/8/2019).

Bobby menilai, semestinya UU MD3 yang mengatur soal kursi pimpinan MPR dijalani dahulu sesuai kesepakatan bersama para fraksi di DPR. Dengan begitu tidak perlu ada revisi Undang-undang tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (UU MD3) terutama terkait pasal pimpinan MPR.

Meski begitu, Anggota Komisi I DPR ini berharap ke depannya agar MPR dapat menuangkan kembali fungsi dan kewenangannya.

"Utamanya MPR perlu pengkajian apakah fotmat GBHN ini masih relevan dalam hierarki sistem perundangan kita, atau perlu disesuaikan agar sejalan dengan penguatan sistem presidensiil. Yang berbeda dengan GBHN jaman dulu, dimana Presiden adalah mandataris MPR," papar dia.

Diketahui sebelumnya, soal penambahan pimpinan MPR ini dilontarkan oleh . Ia mengusulkan penambahan kursi pimpinan MPR dengan posisi 10 pimpinan. Unsur pimpinan terdiri atas sembilan fraksi dan satu DPD.


Kontributor : E. Sofyan
Editor : Imam Hairon
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar