default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Diduga Loloskan Pemenang Tender, Kadin Laporkan Panitia ULP Bontang ke Kejaksaan

Diduga Loloskan Pemenang Tender, Kadin Laporkan Panitia ULP Bontang ke Kejaksaan
Peristiwa Daerah
Anggota Kadin Bontang, Nahliani N Husain saat hendak menyerahkan laporan di kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bontang
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

BONTANG - Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kota Bontang melaporkan dugaan penyalahgunaan wewenang oleh panitia di Unit Lelang Pengadaan (ULP) Kota Bontang, laporan langsung dibuat oleh Ketua Kadin Bontang, Herman Saribanong bersama rekannya Nahliani N Husain, Jumat (23/8/2019) siang.

Nahliani menilai ada praktik persaingan tidak sehat di internal ULP Bontang. Pasalnya, ia  mendapati ada dua perusahaan menang tender proyek walaupun cacat administrasi. Mengingat sesuai dengan Peraturan
Presiden (PP) Republik Indonesia nomor 16 tahun 2018 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah.

“Yang jelas mereka melanggar PP 16 tahun 2018, pasal 78 ayat 1 (a)," ungkapnya kepada wartawan saat menggelar press conference di Kantor Kejari.

Nahliani menjelaskan, ada perusahaan asal luar Bontang yang memenang proyek walaupun sudah melebih batas Sisa Kemampuan Paket (SKP). Lebih lanjut, SKP merupakan aturan main yang mengatur jumlah paket proyek tiap perusahaan. Masing-masing perusahaan hanya diperbolehkan mendapat 5 proyek selama satu tahun.

Tetapi, dua perusahaan asal luar Bontang ini menang proyek melebihi batasan SKP yang ditetapkan. “Ini yang kami adukan, ada dugaan penyalahgunaan jabatan di ULP Bontang,” ujar Ketua Kadin Bontang, Herman Saribanong.

Dijelaskan Herman, kasus pelanggaran SKP ini tak berlaku surut kepada seluruh penyedia (peserta lelang). Baru-baru ini sebuah perusahaan gagal menang tender lantaran batasan SKP miliknya telah lebih 5 kali. “Ini ada tebang pilih dong, harus diusut,” ujarnya.

Ia pun mensinyalir masih ada beberapa pemilik perusahaan yang menyalahi aturan yang telah ditetapkan, "Saya yakin masih ada, ini akan kamo telusuri terus," tukasnya.


Kontributor : Isma'il
Editor : Imam Hairon
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar