default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Kembangkan Sektor Peternakan, Pemkab Bondowoso Gelar Kontes Ternak

Kembangkan Sektor Peternakan, Pemkab Bondowoso Gelar Kontes Ternak
Birokrasi
Bupati Bondowoso saat menyerahakan tropi penghargaan pemenang juara umum pemenang kontes ternak di Lapangan Kecamatan Tamanan Bondowoso.(Sumber foto Suaraindonesia.co.id)
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

BONDOWOSO - Kembangkan sektor peternakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso, Jawa Timur, menggelar kontes ternak tahun 2019 yang diikuti oleh para peternak sapi unggulan antar kecamatan di Lapangan Kecamatan Tamanan, mulai Rabu 4 September sampai Kamis (5/8/2019).

Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin mengatakan, kontes ternak kali ini untuk mengembangkan kegiatan usaha masyarakat khususnya di subsektor peternakan.

“Walaupun Peternakan tidak masuk dinas. Tapi hanya bagian dari Dinas Pertanian, saya berharap peternakan dapat ditingkatkan,” katanya.

KH Salwa menjelaskan kontes kali ini untuk mengapresiasi para peternak sapi di kabupaten Bondowoso.

Katanya, kontes sapi kali ini diikuti oleh 23 kecamatan yang ada di Bondowoso, dengan jumlah 113 ternak.

"Adapun kategorinya dibagi enam. Yaitu Pedet Betina, Pedet Jantan, Calon Induk, Induk, Calon Kereman, dan Kereman. Masing-masing kategori diambil tiga juara," ujarnya.

Dia mengungkapkan, tujuan kedua kontes kali ini untuk menggugah minat masyarakat agar termemotivasi untuk berternak dalam memproduksi ternak yang berkualitas agar membantu meningkatkan ekonomi dan sumber daya manusia.

“Oleh karena itu, manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya sebagai ajang bertukar informasi, menambah wawasan dan pengetahuan,” sambungnya.

Dijelaskan bupati, bahwa kontes ini merupakan bukti nyata partisipasi aktif, Pemkab Bondowoso untuk Mendukung program pemerintah, dalam meningkatkan pangan berbasis protein hewani.
Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin menjelaskan, kontes ternak kali ini bertujuan untuk mengembangkan subsektor peternakan.

“Walaupun Peternakan tidak masuk dinas. Tapi hanya bagian dari Dinas Pertanian, saya berharap peternakan dapat ditingkatkan,” katanya.

Sementara itu, Edy Poernomo, Kasi Kesmavet pada Dinas Pertanian mengatakan, kontes ini sebenarnya apresiasi terhadap peternak dalam pemeliharaan sapi. Termasuk Juga apresiasi terhadap petugas kawin suntik. “Sebenarnya ini bentuk support terhadap petugas dan peternak, yang berperan untuk penyediaan sasembada daging sapi,” jelasnya.

Selain itu kata dia, juga bisa sebagai mall pengetahun ternak. Karena melalui kontes ini, secara otomatis ada sharing antara peternak.

“Ada juga beberapa produsen obat, ini juga bisa mengedukasi kepada peternak tentang pengobatan. Dokter hewan dan paramedik juga kumpul. Di sini semua tenaga teknis ada,” jelasnya.

Dijelaskan juga, bahwa tidak semua ternak bisa diikutkan. Sebab ada tim seleksi di lapangan. Kemudian, yang lolos seleksi maka akan diikutkan di kontes.

“ini benar benar-benar apresiasi, karena yang diundang ada biaya transportnya. Dilakukan dan diberangkatkan oleh pemerintah,” paparnya.

Sementara untuk juara dalam kontes ini, akan dapat slendang jaura, tropi dan uang pembinaan. Namun kali ini tidak ada  kategori ekstrem, yang penilaiannya hanya di berat saja.

Selain pemberian hadiah, dalam kontes sapi ini, juga dilakukan defile sapi dari semua kecamatan. Hadir dalam kesempatan itu, hadir Bupati Salwa Arifin, Forkopimda, beberap kepala OPD, serta pihak terkait lainnya.(Adv)


Kontributor : Bahrullah
Editor : Imam Hairon
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar