default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Andre Rosiade Kritik Pembangunan Semen asal China di Kaltim

Andre Rosiade Kritik Pembangunan Semen asal China di Kaltim
Peristiwa Nasional
Politisi partai Gerindra, Andre rosiade
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

JAKARTA- Politisi partai Gerindra, Andre rosiade menduga akan ada perusahaan semen asal China yang akan mendirikan perusahaannya di daerah Kalimantan timur untuk memasok kebutuhan pembangunan Infrastruktur di Ibu kota baru tersebut.

"Patut diduga pembangunan ibu kota baru akan dinikmati oleh pabrik semen Tiongkok baru yang akan dibangun di Kutai Timur, Kalimantan Timur. Hong Shi namanya. Bayangkan saja ibu kota baru yang akan dibangun sampai Rp 500 triliun kemungkinan besar pabrik semennya pun pabrik semen Hongshi," kata Andre di kantor pusat KPPU, Jakarta, Senin (9/9/2019).

Lebih lanjut, Andre mempertanyakan tujuan pembangunan pabrik Hongshi tersebut, sebab dengan adanya perusahaan asal China tersebut akan menguntungkan beberapa investor asal Tiongkok tersebut.

"Pertanyaannya, pabrik semen baru ini untuk kepentingan bangsa atau untuk memfasilitasi investor-investor Tiongkok yang masuk ke Indonesia?"

Sebab, Andre memaparkan saat ini Indonesia mengalami surplus produksi semen, Sehingga, menurutnya tak perlu lagi ada pabrik semen baru dari China. Untuk itu, ia meminta Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto untuk menghentikan pembangunan pabrik semen Hongshi.

"Pak Jokowi harus minta Airlangga Hartanto untuk melakukan moratorium pembangunan pabrik semen baru. Karena kita produksi 110 juta ton, konsumsi hanya 75 juta ton. Kita surplus 35 juta ton. Dengan pertumbuhan industri semen hanya 4% per tahun, sampai tahun 2030 kita tidak perlu bangun pabrik baru," beber Andre.

Andre menjelaskan dampak lain apabila industri semen nasional mati, maka buruh-buruh semen terancam kehilangan pekerjaan. Bahkan, Andre menyebutkan pabrik-pabrik semen nasional sudah mulai melakukan PHK terhadap ratusan buruh semen Indonesia.

"Pabrik semen sudah terjadi PHK itu untuk karyawan outsourcing. Di Baturaja 350 sudah dilepas, di Padang (Semen Padang) pun sudah ada 100-200 dilepas, bahkan mungkin ada 1000an lagi yang dilepas di Padang. Di Holcim 600 karyawan outsourcing dilepas. Yang kontraknya sudah habis itu tidak diperpanjang lagi, dan itu terjadi di seluruh pabrik semen di Indonesia," tutupnya.


Kontributor : Anas
Editor : Imam Hairon
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar