default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Sampel Miras Oplosan yang Tewaskan 4 Orang Diperiksa

Sampel Miras Oplosan yang Tewaskan 4 Orang Diperiksa
Peristiwa Daerah
Wakapolres Malang Kota Kompol Arie Trestiawan tunggu sampel miras oplosan dari Labfor Polda Jatim
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

KOTA MALANG - Kepolisian masih terus mendalami kasus miras oplosan yang menewaskan 4 orang warga Kota Malang. Kali ini polisi menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik (Labfor) Polda Jawa Timur mengenai sampel miras oplosan yang tewaskan 4 orang. 

Wakapolres Malang Kota Kompol Arie Trestiawan mengatakan sampel miras oplosan yang diduga menewaskan 4 orang korban jiwa dan 8 orang lainnya menjalani perawatan, telah dibawa petugas. 

"Kami masih menunggu dari hasil Labfor Polda Jatim terkait penyebab kematian ini. Kami masih menunggu sampai kapan masih menunggu," ujar Arie Trestiawan, ditemui Rabu sore (18/9/2019) di Mapolres Malang Kota. 

Arie juga menjelaskan masih mendalami sejumlah saksi yang turut menjadi korban, mengenai siapa yang mengoplos minuman tersebut. 

"Kami masih mintai keterangan dari korban, nanti akan dirilis kembali. Sementara masih bisa berkembang, tim gabungan masih terus bergerak," lanjutnya. 

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, 3 orang warga Jalan Simpang Candi Panggung, Kelurahan Mojolangu, Lowokwaru, Kota Malang, dinyatakan meninggal dunia usai diduga menenggak miras oplosan saat persiapan bersih desa.

Para korban tewas secara bergantian dalam rentang waktu dua hari, Agus (35) menjadi korban pertama yang tewas pada Senin sore 16 September 2019. Sedangkan Afrizal (25) dan Warnu (60) menyusul sehari kemudian pada Selasa pagi (17/9/2019). 

Korban tewas bertambah setelah Firnanda Prasetya (16) atau Nanda dinyatakan meninggal dunia pada Rabu pagi usai menjalani perawatan di rumah sakit. 

Sementara itu di dua rumah sakit, terdapat setidaknya 8 orang korban diduga menenggak miras oplosan yang masih terus menjalani perawatan intensif.


Kontributor : Avirista M
Editor : Nanang Habibi
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar