default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Peduli Wabah DBD, Badak LNG Turunkan 18 Petugas Fogging

Peduli Wabah DBD, Badak LNG Turunkan 18 Petugas Fogging
Peristiwa Daerah
Director & COO Badak LNG Gitut Yuliaskar (Kiri) dan Wali Kota Bontang (Kanan) saat hendak melepas petugas fogging Badak LNG
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

BONTANG - Wabah Demam Berdarah Dengue atau DBD masih terus menghantui masyarakat di Kota Bontang tercatat sebanyak 600 masyarakat telah terjangkit DBD di tiga Kecamatan se Kota Bontang dan 3 diantaranya meninggal dunia. Oleh karena itu sebagai bentuk kepedulian Badak LNG untuk mencegah maraknya wabah DBD, Badak LNG memberikan bantuan fogging yang dilakukan di beberapa kelurahan di kota Bontang.

Director & COO Badak LNG Gitut Yuliaskar mengatakan bahwa, melalui program Corporate Sosial Responsibility (CSR) bidang kesehatan akan dilakukan fogging yang akan dilakukan ke empat kelurahan yang berada di sekitar area bufferzone seperti Kelurahan Berbas Pantai, Kelurahan Berbas Tengah, Kelurahan Satimpo dan Kelurahan Kanaan.

"Kegiatan fogging ini menerjunkan 18 pekerja dari Sanitasi HR&HS Section HR&D Department dengan total 6 mesin dengan durasi 22 hari untuk dua kali siklus," kata Gitut dalam sambutannya, Kamis (19/9/2019) siang.

Dijelaskan Gitut, tim fogging dari Badak LNG akan menyusuri gang dan rumah-runah warga untuk melakukan pengasapan, hal ini diharapkan agar nyamuk Aedes Aegypti tidak dapat berkembang biak di pemukiman warga.

Selain itu, Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dan dapat membantu penanggulangan DBD di Kota Bontang, "Saya mengajak semua pihak untuk menjaga diri dari ancaman dbd. Utamakan pola hidup sehat terutama untuk di rumah masing-masing," harapnya.

Dimana kegiatan fogging akan dilaksanakan selama 22 hari. Dilakukannya fogging ini sedikit bisa mengurangi keresahan warga terhadap wabah DBD. Namun, warga dihimbau untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan serta melakukan pemberantasan sarang nyamuk.

Lebih lanjut, kegiatan fogging ini merupakan tindak lanjut dari permohonan yang dilayangkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bontang sebagai bentuk kepedulian Badak LNG untuk turut mencegah maraknya wabah DBD.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Bontang berharap adanya kesadaran dari masyarakat untuk menjaga kondisi lingkungan bersih serta jangan membiarkan air menggenang.

Selain itu, hingga saat ini angka DBD mencapai 600 orang, dan 3 orang dinyatakan meninggal dunia. Hal ini diketahui dari hasil pendataan penderita DBD yang dilakukan Dinkes Kota Bontang, dimana setiap kelurahan dari 15 kelurahan di 3 kecamatan semua sudah terpapar.

"Mari bersama-sama kita jaga kebersihan, terapkan 3m plus di masing-masing rumah, seperti menguras atau membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampung air lemari es, Menutup rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum, kendi, toren air," pesannya.

Salah satu warga yang berada RT.23 Kelurahan Berbas Pantai, Indra Permana (26) sangat menyambut baik atas kegiatan yang dilakukan Badak LNG bersama pemerintah Kota Bontang, pasalnya Ia menghawatirkan adanya perkembangan biakan nyamuk aedes aegypti meskipun di lingkungannya selalu melakukan kegiatan kerja bakti setiap hari jumat.

"Kami rutin melakukan kegiatan jumat bersih, meskipun demikian kami masih khawatir nyamuk dapat berkembang Biak. Jadi dengan kegiatan yang dilakukan PT Badak dan pemerintah setidaknya mengurangi rasa khawatir kami akan penyebar luasan dari nyamuk DBD," ungkapnya saat ditemui di lokasi fogging. (Adv)


Kontributor : Isma'il
Editor : Nanang Habibi
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar