default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Menpora Imam Nahrawi Tantang KPK Buktikan Terima Suap 26 M

Menpora Imam Nahrawi Tantang KPK Buktikan Terima Suap 26 M
Peristiwa Nasional
Menpora Imam Nahrawi (Instagram).
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

JAKARTA - Ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam tantang KPK buktikan kalau pihaknya korupsi 26 M.

Hal tersebut disampaikan Imam di rumah dinasnya di Kompleks Kementerian Widya Chandra, Jakarta, Rabu (19/9/2019) malam.

Dikatakannya, pihaknya belum mengetahui secara detail kasus yang disangkakan kepadanya sehingga masih belum melakukan pertemuan dengan siapapun termasuk kader ataupun pimpinan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Selain itu, dengan ditetapkannya dia sebagai tersangka, Imam menyatakan siap mengikuti proses hukum yang ada, serta memberikan jawaban yang sebenar-benarnya agar kasusnya dapat terungkap.

Namun, Imam juga menegaskan kepada seluruh pihak untuk tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.

"Buktikan saja (saya menerima suap 26 miliar). Jangan pernah menuduh orang sebelum ada bukti," tegas Imam.

"Jangan sampai kemudian ini membuat justifikasi seolah saya bersalah. Tidak. Akan kami buktikan bersama-sama nanti di proses pengadilan," lanjutnya.

Imam melakukan jumpa pers sekitar pukul 20.30 WIB di rumah kediamannya di Widya Chandra, Jakarta.

Sebelumnya, KPK pada Rabu (19/9/2019), mengumumkan Imam dan asisten pribadinya Miftahul Ulum (MIU) sebagai tersangka dalam pengembangan perkara suap terkait penyaluran pembiayaan dengan skema bantuan pemerintah melalui Kemenpora pada KONI Tahun Anggaran (TA) 2018.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menyatakan Imam diduga menerima suap dengan total Rp 26,5 miliar. Uang tersebut diduga digunakan untuk kepentingan pribadi menpora dan pihak Iain yang terkait.


Kontributor : Windi Marika
Editor : Nanang Habibi
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar