default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Festival Lampion 2019 Bondowoso, Berbuntut Kecaman Warga

Festival Lampion 2019 Bondowoso, Berbuntut Kecaman Warga
Peristiwa Daerah
Foto Ilustrasi Festival Lampion 2019. (Foto: Istimewa)
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

BONDOWOSO - Dibalik keindahan gemerlap malam festival lampion 2019 yang digelar pada, Rabu (18/9/2019) dengan tema 'Blue Fire' ternyata mendapatkan kritikan pedas dari masyarakat.

Kritikan itu, banyak muncul di media sosial. Mereka menilai, penyelenggara festival lampion dalam hal ini adalah Disparpora Bondowoso, tidak konsisten dalam beberapa hal.

Salah satunya, terkait jadwal waktu pelaksanaan hingga juri dianggap tidak kredibel saat memberikan penilaian.

"Bayangkan yang berangkat paling belakang, yang mau lihat siapa? Pocong! Mereka baru bisa tampil jam 11.00 malam, sampai finish jam 12.30. Jadi tolong kalau mengadakan acara harus benar-benar konsisten dan disiplin dengan yang namanya waktu," tulis akun facebook zeny_nano.

Begitupun pemilik akun bernama Hendra. Ia mempertanyakan antara yang juara dengan tema. "Kemarin katanya tema blue fire, kenapa kok red fire yang juara 1," tanya akun hendra_bondowoso.

Demian pula dengan ungkapan akun zaky6862, ia juga keberatan dengan penilaan juri, ia ingin tau siapa saja yang menjadi juri untuk memastikan apakah juri yang dipakai benar-benar punya kompetensi.

"Jurinya perlu diinstal ulang. Untuk the best mascot SMA, itu bukan kreativitas. Hedeh jadi pingin tau jurinya," sesalnya.

Perlu diketahui, Festival Muharram ke-12/2019 yang berlangsung lebih dua pekan, ini menampilkan beragam kegiatan. Diantaranya, lomba hadrah, festival lampion, Bondowoso muslem fashion festival, dan lomba foto destinasi Bondowoso.

Selain itu, pameran di Alun-alun RBA Ki Ronggo yang diikuti berbgai kelompok usaha. Diantaranya, 60 pelaku UMKM, 10 lembaga layanan publik, 6 BUMD/BUMN, 31 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), TNI, Polri dan Pendidikan; 10 lembaga keuangan dan perbankan, serta 17 pelaku usaha kuliner dan ekonomi kreatif.


Kontributor : Bahrullah
Editor : Imam Hairon
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar