default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Defisit Keuangan Kutim, Haji Kinsu Sebut Itu Nonsense

Defisit Keuangan Kutim, Haji Kinsu Sebut Itu Nonsense
Politik
Haji Kinsu saat berdialog dengan warga Desa Sepaso Timur, Kecamatan Bengalon
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

KUTAI TIMUR - Pengusaha minyak yang terbilang cukup sukses di beberapa provinsi di Kalimantan, Haji Kinsu, yang juga maju sebagai salah satu Bcalon dalqm Pilbup Kutim 2020 mendatang secara lugas menyebutkan bahwa defisit yang terus melanda Kabupaten Kutim beberapa tahun ini adalah nonsense.

Menurutnya defisit berkepanjangan yang dialami kabupaten Kutim adalah akibat dari Pemerintah Kabupaten Kutim belum dapat melaksanakan tata kelola keuangan dengan baik sehingga terjadi masalah tersebut secara terus menerus.

Kritik pedas ini disampaikan langsung oleh Kinsu ketika tengah berdialog secara terbuka dengan masyarakat Desa Sepaso Timur, Kecamatan Bengalon, Sabtu (21/09/2019) malam.

"Defisit itu nonsense, Pemerintah daerah belum mampu melaksanakan tata kelola keuangan dengan baik, itu saja," ucapnya.

Pengusaha yang juga dikenal dengan nama Haji Lulu ini juga menuturkan bahwa Anggaran Penerimaan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kutim ini cukup besar yakni 3,7 Trilyun rupiah dengan alokasi untuk dana operasional sekitar 1,2 Trilyun dan menyisakan dana APBD sebesar 2,5 Trilyun yang patut dipertanyakan kemana arahnya.

Karena menurutnya setelah ditanyakan lintas dinas, Dinas terkait tidak mendapatkan anggaran, bahkan insentif guru, TK2D, maupun ASN tidak terbayar dan hutang pun juga tidak terbayarkan.

"Ada sistem keuangan yang terutak atik ataupun pengelolaan yang bermasalah, maka saya bilang defisit itu nonsense, selagi kita serius dalam pemanfaatan anggaran hal tersebut tidak akan terjadi," tegasnya.


Kontributor : Eki Nugraha
Editor : Nanang Habibi
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar